PT. Semen Padang merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam industri pembuatan semen dengan bahan baku utama batu gamping (limestone) dan melakukan eksploitasi sendiri terhadap batu gamping sebagai bahan baku pembuatan semen. Batu gamping yang terdapat di Bukit Karang Putih ditambang dengan metode penambangan quarry. Untuk mencapai target produksi dilakukan proses peledakan untuk membongkar batu gamping. Material yang telah diledakan selanjutnya dilakukan penghancuran menggunakan limestone crusher dengan masing-masing kapasitas 1300 ton/jam untuk LSC II, 1500 ton/jam untuk LSC IIIA, 1600 ton/jam untuk LSC IIIB, dan 1800 ton/jam untuk LSC VI. Target produktivitas produksi di crusher VI pada bulan Desember 2020 yaitu 1800 ton/jam, namun yang terealisasi hanya 1211,6 ton/jam. Dapat dikatakan target produksi PT. Semen Padang pada bulan Desember 2020 tidak tercapai. Untuk mengetahui tidak tercapainya target produktivitas, digunakan metode overall equipment effectiveness (OEE) yang bertujuan untuk mengukur apakah peralatan bekerja dengan normal atau tidak. Nilai OEE LSC VI pada bulan Desember 2020 belum optimal yaitu 54% dengan faktor terbesar yang menyebabkan rendahnya nilai OEE yaitu performance efficiency. Untuk mengetahui nilai yang harus ditingkatkan maka dilakukan analisa menggunakan six big losses, setelah melakukan analisa tersebut nilai reduced speed losses dan idle and minor stoppage losses yang paling mempengaruhi dikarenakan kurangnya alat hauling. Untuk itu dibutuhkan penambahan alat hauling yang terdiri 3 dump truck Komatsu 785. Dengan penambahan alat ini maka produktivitas 1800 ton/jam dapat tercapai.