Alif Nur Lailiyah
UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penggunaan Jaminan Satu Aset Dalam Tiga Produk Pembiayaan (Studi di Baitul Mal wat Tamwil Maslahah Cabang Pembantu Karangketug Pasuruan) Alif Nur Lailiyah
Journal of Islamic Business Law Vol 2 No 3 (2018): Journal of Islamic Business Law
Publisher : Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tinjauan hukum jaminan terhadap penggunaan jaminan satu aset dalam jaminan tiga pembiayaan dan tinjauan KHES. Jenis penelitian ini adalah yuridis empiris dengan pendekatan penelitian sosiologis dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian disimpulkan bahwa: 1) Ditinjau dari Pasal 1 angka 2 UU Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia, benda yang dijaminkan harusnya berada pada debitur, namun debitur bukan pemilik langsung dari benda yang dijaminkan. Hal ini mengakibatkan, jaminan tidak bisa digunakan sebagaimana fungsi dan kegunaanya saat terjadi wanprestasi. Karena benda berada pada penguasaan orang lain. Menurut pihak BMT, saat perjanjian jaminan tidak ditentukan secara tegas, sehingga jaminan termasuk pembiayaan non prosedur. 2) Ditinjau dari Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah paktik yang terjadi tidak sesuai dengan konsep rahn (gadai) yaitu tidak adanya penguasaan barang dari debitur kepada pihak BMT sebagai jaminan. Pasal 375 menjelaskan sempurna jika marhun telah diterima oleh murtahin (penerima gadai). Sedangkan dalam praktiknya tidak adanya jaminan yang diserahkan saat pembiayaan maupun saat terjadinya perjanjian.