Irsyadi Yani
Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Sriwijaya, Ogan Ilir – 30662, Sumatera Selatan, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN NILAI EKONOMIS LIMBAH KALENG SEBAGAI PRODUK KERAJINAN Irsyadi Yani; Firmansyah Burlian; M. A. Ade Saputra; Amir Arifin; Gunawan
Jurnal Lentera Nusantara Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pelita Sriwijaya
Publisher : Asosiasi Peneliti Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51630/jps.v1i1.55

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman, penggunaan kaleng baik sebagai kaleng makanan, minuman, maupun sebagai wadah-wadah lainnya menjadi semakin banyak dan akan berbanding lurus dengan sampah (limbah) yang dihasilkannya. Limbah kaleng termasuk limbah anorganik yang sulit terurai secara alami. Pengelolaan limbah kaleng yang tidak tepat dapat berkontribusi terhadap kerusakan lingkungan. Limbah kaleng jika dimanfaatkan dapat bernilai ekonomis, namun perlu pengetahuan, kreatifitas dan ketrampilan yang memadai untuk melakukannya. Kelurahan Timbangan Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir memiliki banyak tempat umum yang berpotensi memiliki sampah kaleng, seperti pasar, sekolah, kampus, SPBU, hotel, penginapan, rumah makan, dan lain-lain. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan peragaan tentang cara membuat produk kerajinan tangan dari limbah kaleng bagi masyarakat di Kelurahan Timbangan Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir, sehingga mereka mampu membuat sendiri produk kerajinan tangan yang bernilai ekonomis.
PELATIHAN PENGINSTALAN DAN PENGGUNAAN OS LINUX YANG BERBIAYA MURAH DAN LEGAL BAGI GURU SMA DI KABUPATEN OGAN ILIR Firmansyah Burlian; Irsyadi Yani; Ismail Thamrin; Muhammad Yanis; Yulia Resti
Jurnal Lentera Nusantara Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pelita Sriwijaya
Publisher : Asosiasi Peneliti Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51630/jps.v1i1.57

Abstract

Linux merupakan salah satu dari sedikit pilihan sistem operasi komputer yang opensource (bebas menggunakan dan memodifikasinya), murah dan berlisensi gratis. Linux mengambil kendali infrastruktur perangkat keras ketika pertama kali sistem tersebut dijalankan. Selain itu Linux mendukung berbagai platform hardware dari mulai PC berbasiskan Intel, Macintosh, Amiga, Silicon Graphics, Digital Alpha, sampai dengan perangkat mini computer seperti PDA dan pocket PC. Dengan telah ditandatanginya Memorandum of Understanding (MoU) tentang penerapan penggunaan piranti lunak legal oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Sofyan Djalil dan CEO Microsoft Indonesia, Tony Chen, pada tanggal 13 Januari 2006 di Jakarta, berarti menggunakan windows bajakan merupakan suatu pelanggaran Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Seperti diketahui bersama, penggunaan windows yang legal memerlukan biaya lisensi yang cukup mahal. Sebagai salah satu sekolah swasta yang sedang berkembang, belum memiliki cukup dana untuk membayar lisensi penggunaan windows yang selama ini mereka gunakan. Kehadiran LINUX sebagai sistem operasi komputer yang opensource (bebas menggunakan dan memodifikasinya), murah dan berlisensi gratis sangat mereka butuhkan. Di sisi lain, sumber daya manusia di SMU tersebut belum mengenal LINUX, karenanya sosialisasi LINUX sebagai sistem operasi komputer pengganti windows sangat diperlukan di SMU ini. Pendekatan pemecahan masalah dilakukan dengan mengenalkan LINUX kepada para guru dan siswa. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 6 Agustus 2014 yang berlokasi di SMU PGRI Inderalaya dengan memperagakan kepada para peserta tentang bagaimana menginstall dan mengoperasikan LINUX, kemudian memberikan kesempatan kepada mereka untuk melakukannya sendiri dan terakhir dilakukan tes apakah mereka sudah bisa mengoperasikan LINUX dengan benar. Melalui kegiatan ini, sangat diharapkan para peserta dapat menginstall dan mengoperasikan LINUX serta menerapkannya pada kegiatan di sekolah mereka.
PELATIHAN PEMBUATAN MODUL PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MULTIMEDIA BAGI GURU SMA DI KABUPATEN OGAN ILIR Yulia Resti; Endang Sri Kresnawati; Sugandi Yahdin; Irsyadi Yani; Firmansyah Burlian
Jurnal Lentera Nusantara Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pelita Sriwijaya
Publisher : Asosiasi Peneliti Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51630/jps.v1i1.58

Abstract

Media pembelajaran adalah seperangkat materi yang disusun secara sistematis baik tertulis maupun tidak sehingga tercipta lingkungan/suasana yang memungkinkan siswa untuk belajar. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses pembelajaran di SMA-SMA Kabupaten Ogan Ilir umumnya belum maksimal. Komputer yang ada di sekolah-sekolah tersebut belum dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana pembelajaran. Seringkali komputer hanya digunakan sebagai alat untuk mengetik, belajar program komputer atau untuk bermain game. Padahal komputer dapat juga digunakan sebagai media untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan mengintegrasikannya dalam proses belajar mengajar. Salah satu strategi menggunakan komputer sebagai media pengajaran adalah dengan menyusun sebuah bahan ajar berbasis multimedia. Multimedia berarti menggunakan gabungan berbagai macam media (teks, gambar, audio, video, animasi 2D/3D) yang disusun secara utuh, terintegrasi, dan disesuaikan dengan tujuan pembelajaran. Dengan cara ini proses belajar mengajar akan lebih menarik dan bersifat interaktif, sehingga akan memudahkan pemahaman siswa dalam menyerap materi yang diajarkan. Namun, umumnya guru-guru Sekolah Menengah Atas (SMA) di Ogan Ilir belum memiliki pengetahuan dan ketrampilan untuk membuat dan menyampaikan materi pembelajaran menggunakan multimedia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengenalkan multimedia sebagai sarana pembelajaran kepada guru-guru SMA di Kabupaten Ogan Ilir dengan melaksanakan pelatihan pembuatan modul atau materi pembelajaran menggunakan multimedia. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan guru-guru SMA di Kabupaten Ogan Ilir antusias untuk dapat membuat dan menyampaikan materi pembelajaran menggunakan multimedia. Melalui pelatihan ini, guru-guru sudah dapat menggunakan multimedia untuk membuat modul pembelajaran dan termotivasi untuk menyampaikan materi pembelajarannya menggunakan multimedia.