Pendekatan collaborative governance telah menjadi sebuah paradigma penting dalampengambilan kebijakan publik, terutama dalam menghadapi kompleksitas dan dinamika sosial,ekonomi dan lingkungan. Artikel ini bertujuan untuk menyajikan tinjauan literatur sistematis yangmenggali konsep, metodologi, temuan, dan implikasi collaborative governance dalam kontekskebijakan publik, termasuk dalam proses pemecahan masalah publik. Melalui pencarian literaturyang terfokus pada database Scopus dengan kata kunci "collaborative governance," sebanyak 245artikel terpilih untuk analisis. Artikel-artikel tersebut disusun secara kritis untuk mengidentifikasielemen-elemen kunci yang mempengaruhi peran collaborative governance dalam kebijakanpublik. Hasil tinjauan literatur menunjukkan bahwa collaborative governance dapat memperkuatpartisipasi aktor-aktor terkait, meningkatkan koordinasi antarlembaga, memperbaiki komunikasi,meningkatkan akuntabilitas dan mengoptimalkan kemampuan adaptasi dalam konteks kebijakanpublik untuk mengatasi berbagai persoalan. Namun, tantangan-tantangan seperti kekurangankepemimpinan yang efektif, kapasitas organisasi yang terbatas, perluasan kebijakan yang berbasispada hasil, dan pembelajaran kolektif juga muncul dalam implementasi collaborative governance.Artikel ini memberikan arahan untuk future research yang lebih mendalam terkait collaborativegovernance dalam konteks kebijakan publik, dengan fokus pada pengembangan solusi terhadaptantangan-tantangan tersebut.Kata kunci: collaborative governance, kebijakan publik, tinjauan literatur sistematis.