Nita tri Putri
Universitas Fort de Kock Bukittinggi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DETERMINAN KEJADIAN KISTA OVARIUM PADA WANITA USIA SUBUR DI POLI KEBIDANAN RSUD LUBUK BASUNG Marsusi; Nita Tri Putri
JAKIA : Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak Vol. 2 No. 1 (2026): JAKIA : Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/jakia.2.1.59

Abstract

Angka kejadian kista ovarium di RSUD Lubuk Basung mengalami fluktuasi di tahun 2022 pada pasien ginekologi sebanyak 431 orang dengan 72 (16,7%) kasus kista ovarium dan pada tahun 2023 sebanyak 542 pasien ginekologi dengan 119 (21,9%) kasus kista ovarium dengan rentang usia penderita 20-49 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan kejadian kista ovarium pada Wanita Usia Subur di Poli Kebidanan RSUD Lubuk Basung Tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Cross Sectional Study. Populasi adalah semua pasien ginekologi yang tercatat dalam data rekam medik Poli Kebidanan RSUD Lubuk Basung Januari- Desember 2023. Teknik pengambilan sampel simple random sampling dan diolah dan secara komputerisasi. Hasil analias univariat didapatkan 66,7% dismenorea, 90,5% tidak ada riwayat keluarga kista ovarium, 48,8% IMT gemuk, dan 75% tidak mengalami kista ovarium. Hasil analisa bivariat didapatkan terdapat hubungan dismenorea (p 0,003 dan OR 5,200), riwayat keluarga (p 0,021 dan OR 6,250), dan IMT (p 0,004 dan OR 0,216) dengan kejadian kista ovarium pada wanita usia subur. Dapat disimpulkan bahwa determinan  kejadian kista ovarium pada Wanita Usia Subur di Poli Kebidanan RSUD Lubuk Basung Tahun 2024 adalah dismenorea, riwayat keluarga dan IMT. Untuk itu disarankan kepada RSUD Lubuk Basung untuk meningkatkan pelayanan terutama pemberian informasi dan deteksi dini kepada wanita usia subur  terhadap penderita kista ovarium melakukan koordinasi dengan Puskesmas di wilayah kerja Lubuk Basung untuk melakukan promosi kepada Wanita Usia Subur mengenai berbagai macam masalah penyakit kesehatan reproduksi khususnya penyakit kista ovarium untuk meningkatakn pengetahuan mereka dalam kesehatan reproduksi.
SKRINING STATUS GIZI REMAJA DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS DANGUNG - DANGUNG Nita tri Putri; Dela Zulianda Putriani
JAKIA : Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak Vol. 2 No. 2 (2026): JAKIA : Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/jakia.2.2.67

Abstract

Penelitian ini mengkaji status gizi, pola makan, dan Riwayat penyakit remaja di wilayah kerja Puskesmas Dangung- Dangung, Kabupaten Lima Puluh Kota pada tahun 2024. Remaja , kelompok usia yang rentan, menghadapi tantangan kesehatan akibat pola konsumsi dan gaya hidup. Gizi yang baik dan pola konsumsi yang beragam sangat penting bagi kesehatan remaja, namun banyak dari mereka memiliki kebiasaan makan yang tidak beragam dan tidak sehat.Menggunakan metode survei deskriptif dengan desain cross-sectional,data dikumpulkan dari 342 remaja (153 laki – laki, 189 perempuan ) melalui kuesioner. Variabel yang diteliti meliputi status gizi, pola makan dan riwayat penyakit. Hasil penelitian menunjukkan 57,9 % remaja memiliki status gizi normal, 26,3 % mengalami kekurangan gizi, 12,6 % kelebihan berat badan dan 3,2 % obesitas. Sebagian besar remaja memiliki pola makan tidak beragam dan 45, 6 % memiliki riwayat penyakit, baik riwayat penyakit infeksi  ataupun riwayat penyakit tidak infeksi, dengan penyakit terbanyak adalah gastritis.Penelitian ini menyoroti perlunya perhatian terhadap gizi remaja, dengan isu signifikan kekurangan gizi dan obesitas, serta pola makan tidak beragam yang memperburuk kondisi kesehatan. Upaya yang direkomendasikan meliputi peningkatan Pendidikan gizi di sekolah dan komuntias, penyediaan makanan sehat di sekolah, promosi aktivitas fisik serta kerjasama antara kelaurga, sekolah dan layanan kesehatan untuk mendukung pola makan beragam dan gaya hidup sehat.