Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Electronic Money Growth, Financial Inclusion and National Economic Resilience Elke Florence Getsy Meliala; Adi Zakaria Apiff; Donny Abdul Chalid
Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan. April 2024 [DOAJ dan SINTA Indexed]
Publisher : Program Studi Akuntansi FPEB UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jrak.v12i1.68039

Abstract

Indonesia memang telah membuat kemajuan yang signifikan dalam meningkatkan inklusi keuangan digital dalam beberapa tahun terakhir, berkat dukungan dari pemerintah, sektor swasta, dan inovasi teknologi. Memperluas Layanan Keuangan Digital (LKD) untuk mencakup rumah tangga pra sejahtera dan yang tinggal di pedesaan merupakan langkah yang positif untuk meningkatkan inklusi keuangan dan mendukung pengentasan kemiskinan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana perkembangan keuangan digital dan inklusi keuangan di Indonesia, serta memahami bagaimana kaitannya dengan ketahanan nasional dalam hal kestabilan ekonomi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif eksploratif mengenai perkembangan uang elektronik di setiap daerah, dengan pendekatan kualitatif menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laman Bank Indonesia (BI) dan dari laman Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta sumber-sumber literatur lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKD melalui uang elektronik memiliki pengaruh positif untuk dapat membantu meningkatkan inklusi keuangan yang pada akhirnya akan memberikan kestabilan pada ekonomi.
Pengaruh Kinerja Elektronic Money (E-Money) Dalam Digital Ekonomi Sebagai Dinamika Geostratejik Di Indonesia Tahun 2013-2019 Elke Florence Getsy Meliala
Jurnal Lemhannas RI Vol 8 No 3 (2020)
Publisher : Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55960/jlri.v8i3.333

Abstract

Revolusi Industri 4.0 telah tumbuh pesat dan menyentuh berbagai bidang kehidupan manusia. Salah satu sektor yang menunjukkan perubahan yang fundamental sebagai dampak dari adanya perkembangan ini adalah sektor jasa keuangan. Pola-pola transaksi yang sebelumnya masih menggunakan uang tunai dalam bertransaksi, telah mengalami pergeseran ke arah model transaksi keuangan non-tunai. Untuk itu, perlu diketahui apa saja variabel yang dapat meningkatkan transaksi elektronik di Indonesia. Teori yang digunakan adalah ruang publik (Habermas) dan teori geostrategi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif, sedangkan hasil penelitian adalah terdapat pengaruh yang positif dan signifikan secara simultan dari variable infrastruktur transaksi, instrumen transaksi elektronik dan volume transaksi terhadap nilai transaksi elektronik di Indonesia selama periode 2013-2019. Simpulan yang diperoleh adalah bahwa variabel instrumen transaksi memiliki koefisien korelasi tertinggi dan paling menentukan nilai transaksi elektronik di Indonesia. Juga didukung oleh kemudahan yang disediakan oleh provider, keberadaan infrastruktur dan cashless society yang banyak terkonsentrasi di kota-kota besar menjadi faktor pendorong semakin tingginya penggunaan uang elektronik (emoney) sebagai media transaksi yang aman, nyaman dan efisien.