Yedija Balan
Program Studi Pastoral Konseling Fakultas Ilmu Sosial Kegamaan Kristen Institut Agama Kristen Negeri Kupang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KORELASI ANTARA REGULASI DIRI DENGAN PERILAKU PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PASTORAL KONSELING IAKN KUPANG Yedija Balan; Glorius Deonatus Keo keo; Dersy Rejoice Taneo; Merling Tonia Litron Litos Conthes Messakh; Merita Florawati Naisanu
Discreet: Journal Didache of Christian Education Vol. 3 No. 2 (2023): December
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52960/jd.v3i2.241

Abstract

Fenomena prokrastinasi akademik terjadi pada mahasiswa Program Studi Pastoral Konseling yaitu suka menunda mengumpulkan tugas, malas mengerjakan tugas, lebih suka menjiplak. Perilaku prokrastinasi diduga memiliki hubungan dengan regulasi diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Regulasi Diri dengan Perilaku Prokrastinasi Akademik pada mahasiswa semester IV Program Studi Pastoral Konseling Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang Tahun Akademik 2019/2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, dengan jumlah sampel yang ditentukan 40 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan skala Regulasi diri yang disusun berdasarkan aspek-aspek menurut Zimmerman dan skala Prokrastinasi Akademik yang disusun berdasarkan aspek-aspek menurut Ferrari dengan bantuan SPSS for Windows 20. Analisis data untuk menguji hipotesis menggunakan Pearson Product Moment Correlation. Hasil penelitian terdapat hubungan yang signifikan antara regulasi diri dengan perilaku prokrastinasi akademik dengan peroleh r = -0,763 dan signifikansi 0,000. Hubungan kedua variabel ini menunjukan hubungan negativ atau tidak searah, artinya semakin tinggi regulasi diri seorang mahasiswa maka semakin rendah tingkat perilaku prokrastinasi akademiknya. Sebaliknya, semakin rendah regulasi diri seorang mahasiswa, maka semakin tinggi pula perilaku prokrastinasi akademiknya.