Perubahan paradigma pendidikan abad ke-21 menuntut sekolah untuk tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga mengembangkan kompetensi abad ke-21 seperti komunikasi, kolaborasi, kreativitas, berpikir kritis, kepemimpinan, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan dunia kerja. Salah satu strategi yang dapat diterapkan adalah pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) melalui kemitraan antara sekolah dengan dunia industri. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mendeskripsikan implementasi Community Involvement Program (CIP) yang dilaksanakan oleh SMA Edu Global Medan bekerja sama dengan TVRI Sumatera Utara sebagai bentuk pembelajaran kontekstual bagi peserta didik. Program dilaksanakan melalui tahapan pembekalan teori broadcasting, observasi lingkungan kerja, praktik produksi Public Service Announcement (PSA), simulasi produksi talk show, hingga refleksi pembelajaran. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Learning yang melibatkan sekolah, mitra, dan peserta didik secara aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa peserta memperoleh peningkatan kompetensi komunikasi, public speaking, kerja sama tim, kepemimpinan, disiplin, manajemen waktu, serta pemahaman mengenai proses produksi media penyiaran. Selain memberikan manfaat bagi peserta didik, program ini juga memperkuat kemitraan antara lembaga pendidikan dan lembaga penyiaran publik dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang adaptif terhadap kebutuhan era digital. Community involvement program terbukti menjadi salah satu model pembelajaran berbasis pengalaman yang efektif dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi pendidikan tinggi maupun dunia kerja.