Setiawan, Wahyuda
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

BENTUK REGISTER PADA KOMUNITAS PONDOK PESANTREN SALAFIYAH SYAFI’IYAH KH. ABDUL HADI: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Setiawan, Wahyuda
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/disastri.v4i1.1712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bahasa register yang terdapat pada Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Abdul Hadi. Penelitian ini menggunakan kajian sosiolinguistik dalam menemukan bahasa yang variatif juga menemukan pengaruh yang terdapat pada setiap register. Hasil penelitian menunjukan bahwa setiap register bahasa yang terdapat pada Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Abdul Hadi muncul karena kebiasaan santri yang dipengaruhi oleh lingkungan pesantren dan keluarga pesantren yang masih membawa tradisi-tradisi kuno yang digetok tularkan melalui interaksi maupun pembelajaran yang berbasis agama. Bentuk dari register sendiri juga sangat bervariatif, ini memunculkan makna yang tidak dimiliki oleh kelompok register lainnya. Ada dua temuan yang dalam penelitian ini. 1) Bentuk register dalam komunitas pondok pesantren salafiyah syafi’iyah Abdul Hadi, yaitu sebuah gambaran dimana bahasa register yang muncul pada setiap dilaog, misalnya murojaah, bilik, derek langkung, roan, dan lain sebagainya. Adapun klarifikasi bentuk register sendiri yang penggunaannnya menggunakan alih kode menjadi salah satu faktor kebiasaan para santri sehingga muncul bahasa intim atau bahasa akrab pada kalangan santri. 2) Register sendiri muncul dikarenakan adanya tranmisi bahasa yang kemudian diadopsi menjadi bahasa yang beragam dalam lingkungan pesantren. Penggunaan register sendiri berfungsi untuk alat komunikasi yang lebih efektif. Register sendiri dipengaruhi oleh adanya faktor dari keberadaan pesantren yang sudah lama berdiri.
BENTUK REGISTER PADA KOMUNITAS PONDOK PESANTREN SALAFIYAH SYAFI’IYAH KH. ABDUL HADI: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Setiawan, Wahyuda
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/disastri.v4i1.1712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bahasa register yang terdapat pada Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Abdul Hadi. Penelitian ini menggunakan kajian sosiolinguistik dalam menemukan bahasa yang variatif juga menemukan pengaruh yang terdapat pada setiap register. Hasil penelitian menunjukan bahwa setiap register bahasa yang terdapat pada Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Abdul Hadi muncul karena kebiasaan santri yang dipengaruhi oleh lingkungan pesantren dan keluarga pesantren yang masih membawa tradisi-tradisi kuno yang digetok tularkan melalui interaksi maupun pembelajaran yang berbasis agama. Bentuk dari register sendiri juga sangat bervariatif, ini memunculkan makna yang tidak dimiliki oleh kelompok register lainnya. Ada dua temuan yang dalam penelitian ini. 1) Bentuk register dalam komunitas pondok pesantren salafiyah syafi’iyah Abdul Hadi, yaitu sebuah gambaran dimana bahasa register yang muncul pada setiap dilaog, misalnya murojaah, bilik, derek langkung, roan, dan lain sebagainya. Adapun klarifikasi bentuk register sendiri yang penggunaannnya menggunakan alih kode menjadi salah satu faktor kebiasaan para santri sehingga muncul bahasa intim atau bahasa akrab pada kalangan santri. 2) Register sendiri muncul dikarenakan adanya tranmisi bahasa yang kemudian diadopsi menjadi bahasa yang beragam dalam lingkungan pesantren. Penggunaan register sendiri berfungsi untuk alat komunikasi yang lebih efektif. Register sendiri dipengaruhi oleh adanya faktor dari keberadaan pesantren yang sudah lama berdiri.