Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENDAMPINGAN LAGU NASIONAL SEBAGAI PENGUATAN KARAKTER CINTA TANAH AIR PADA SISWA SEKOLAH DASAR Dimas Qondias; Konstantinus Dua Dhiu; Alexander Uta; Maria Dominika Bebhe Bay; Maria Fransiska Bidi; Yohana Irmawati; Anjelina Kedhi; Kristina Milo
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v5i1.2360

Abstract

Fenomena anak cenderung menyukai dan fasih bernyanyi lagu pop dan barat dibandingkan lagu nasional, menjadi kekhawatiran tersendiri akan menipisnya karakter cinta tanah air. Patutnya sedini mungkin, anak dipupuk melalui habituasi yang mampu menguatkan rasa cinta tanah air, salah satunya melalui habituasi menyanyikan lagu nasional. Tujuan pengabdian ini untuk menanamkan karakter cinta tanah air melalui lagu nasional, terfokus pada siswa sekolah dasar di kabupaten Ngada. Metode pendampingan dilaksanakan dua tahap yaitu tahap persiapan dengan melakukan observasi dan merancang jadwal kegiatan. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui teknik driil dengan melakukan percontohan, menyanyi bersama dan menyanyi secara mandiri. Metode pengumpulan data diperoleh melalui observasi saat siswa bernyanyi lagu nasional secara mandiri. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk melihat persentase hasil pendampingan. Pendampingan menyanyikan lagu nasional yang dilakukan sebanyak sembilan kali dengan terjadwal satu jam sebelum proses pembelajaran dimulai, memperoleh hasil seluruh siswa mampu menyanyikan lagu nasional dengan baik. Hasil tersebut mampu memperkuat karakter cinta tanah air, secara langsung tercermin siswa memiliki rasa bangga sebagai anak bangsa, menunjukkan semangat saat pembelajaran, percaya diri dalam menyampaikan gagasan serta menunjukkan sikap saling menghargai.
DESAIN KETERAMPILAN MENGAJAR TUTOR SEBAYA DALAM AKTIVITAS KELOMPOK KECIL DAN DISKUSI TERBIMBING DI SD: STUDI DESKRIPTIF PELAKSANAAN PLP DI SDK WOLOWIO KABUPATEN NGADA Alexander uta; Yelanti Varti Ndawa; Anna Finsensia Kui; Angelica Yosefa Uta Naju; Yohana Klaudia Ito; Dek Ngurah Laba Laksana
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i1.6482

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kondisi pelaksanaan aktivitas kelompok kecil dan diskusi terbimbing di SDK Wolowio, mengidentifikasi keterampilan mengajar yang dibutuhkan tutor sebaya, serta menyusun desain keterampilan tutor sebaya yang sesuai dengan konteks sekolah dasar. Latar belakang penelitian berangkat dari dominasi metode ceramah yang membuat siswa cenderung pasif, sehingga keterampilan abad 21 seperti kolaborasi, komunikasi, dan berpikir kritis belum berkembang optimal. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan refleksi peneliti sebagai sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diskusi kelompok kecil belum berjalan efektif karena keterbatasan guru dalam membimbing setiap kelompok. Keterampilan utama yang dibutuhkan tutor sebaya meliputi kemampuan menjelaskan materi dengan bahasa sederhana, mengajukan pertanyaan terbuka, memberikan umpan balik konstruktif, serta mengelola dinamika kelompok. Desain keterampilan tutor sebaya yang dirumuskan terbukti mampu mengurangi dominasi guru, meningkatkan keterlibatan siswa, dan mendorong pemahaman mendalam. Guru dan kepala sekolah memberikan tanggapan positif, menilai desain ini relevan, praktis, serta mendukung visi sekolah dalam membentuk siswa unggul dan santun.
Analysis of the Implementation of An Ethnoscience-Based Learning Approach in Elementary Science Education Yosefina Uge Lawe; Fransiskus Xaverius Dolo; Alexander Uta
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 10 (2025): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i10.12450

Abstract

Ethnoscience highlights local culture and wisdom as learning resources, making science education more meaningful. This study aims to analyze the implementation of an ethnoscience-based learning approach to assist teachers in improving the quality of science education in elementary schools in accordance with students' needs. The sampling technique used was purposive sampling, involving 4 elementary schools in Golewa Subdistrict, Ngada Regency. Data collection methods included interviews, document analysis, literature review, and questionnaires. The data were analyzed using a descriptive qualitative approach. Based on data analysis and discussion, the following conclusions were drawn: The implementation of ethnoscience-based learning in science education has not been fully adopted by teachers in the 4 schools due to limited access to reading materials, teaching modules, instructional media, and a lack of teacher training in ethnoscience-based instruction. There is insufficient policy support from both the government and schools. There is a lack of specific training programs for teachers on ethnoscience-based learning. 4) There are limited resources and minimal support from school policies. This study shows that the implementation of ethnoscience-based learning requires adequate skills and resources from teachers. Better support in the form of teacher training, provision of sufficient teaching tools and materials, and effective time management is essential to improve the quality of science learning in elementary schools in Golewa Subdistrict.