Burhanuddin
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Bahasa Arab Berbasis Dakwah dalam Era Modern: Transformasi Pesan Islam Burhanuddin; Maulana Yusuf
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 3 (2024): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v1i3.649

Abstract

Sebagai bentuk komunikasi keagamaan, dakwah memiliki tujuan yang jelas, yakni mengajak kepada kebaikan dan mencegah perbuatan tercela. Dalam pelaksanaannya, dakwah melibatkan peran penting dari seorang dai sebagai agen utama dalam menyampaikan pesan dakwah kepada khalayak. Keterlibatan Bahasa Arab dalam proses berdakwah di era modern menjadi aspek krusial yang tidak dapat diabaikan. Seorang dai, sebagai pelaku utama dalam berdakwah, perlu memiliki penguasaan yang mendalam terhadap materi dakwah yang akan disampaikan kepada audiensnya. Materi tersebut mencakup berbagai aspek, seperti masalah aqidah, syariah, muamalah, dan akhlak. Sumber utama materi dakwah ini adalah Al-Qur'an dan hadis, yang merupakan pijakan ajaran dan hukum Islam. Bahasa Arab menjadi elemen kunci dalam memahami dan menyampaikan isi kandungan materi dakwah, karena kedua sumber tersebut disusun dalam Bahasa Arab. Dalam konteks berdakwah di era modern, relevansi Bahasa Arab tetap memegang peranan vital. Hal ini disebabkan karena ajaran agama Islam bersumber dari kitab-kitab asli yang merupakan hasil interpretasi Al-Qur'an dan hadis oleh para ulama terdahulu, yang secara konsisten dituangkan dalam Bahasa Arab. Oleh karena itu, Bahasa Arab menjadi pintu gerbang utama dalam memahami ilmu pengetahuan agama Islam. Artikel ini mengadopsi metode kualitatif deskriptif, yang menggali data dari buku-buku dan literatur terkait Bahasa Arab dan dakwah. Melalui analisis literatur, hasilnya menggarisbawahi pentingnya Bahasa Arab dalam konteks dakwah, tidak hanya sebagai sarana penyampaian pesan, tetapi juga sebagai fondasi utama untuk pemahaman mendalam terhadap ajaran Islam. Dalam era modern yang penuh dinamika ini, Bahasa Arab tetap memainkan peran kunci dalam mempertahankan esensi dakwah dan menghubungkan umat Islam dengan sumber-sumber ajaran agama.
Tantangan Dan Prospek Studi Bahasa Arab Dalam Pengembangan Dakwah Islam di Indonesia Burhanuddin; Saepul Ramdani
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 3 (2024): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v1i3.709

Abstract

Penelitian ini membahas tantangan dan prospek studi Bahasa Arab dalam konteks pengembangan dakwah Islam di Indonesia. Indonesia, sebagai negara dengan mayoritas penduduk muslim, memiliki peran penting dalam menyebarkan ajaran Islam. Studi Bahasa Arab menjadi landasan utama dalam pemahaman dan penyebaran dakwah Islam. Namun, penelitian ini mengidentifikasi beberapa tantangan signifikan yang dihadapi dalam pengembangan studi Bahasa Arab. Salah satu tantangan utama adalah keterbatasan sumber daya, baik dalam hal infrastruktur pendidikan maupun dana untuk pengembangan kurikulum. Minat belajar masyarakat terhadap Bahasa Arab juga menjadi hambatan, terutama dengan adanya berbagai pilihan bahasa asing lainnya. Selain itu, kurikulum pendidikan formal seringkali tidak memadai untuk mendukung penguasaan Bahasa Arab secara mendalam. Meskipun demikian, terdapat prospek positif dalam pengembangan studi Bahasa Arab di Indonesia. Potensi pengembangan tersebut melibatkan peran Bahasa Arab dalam mendukung globalisasi dan menjalin hubungan dengan negara-negara Arab. Program pendidikan Bahasa Arab yang efektif dan dukungan dari pemerintah serta lembaga keagamaan dapat menjadi solusi dalam mengatasi tantangan tersebut. Dalam konteks dakwah Islam, Bahasa Arab memegang peran kunci dalam menyampaikan pesan agama secara akurat dan mendalam. Penggunaan Bahasa Arab dalam media dakwah, baik tradisional maupun modern, dapat meningkatkan efektivitas penyampaian pesan Islam.
The Influence of Social Communication and Da'wah in Improving Arabic Speaking Skills Burhanuddin; Davinna Sherenia Pramesti
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v9i1.1820

Abstract

The ability to speak Arabic is crucial for individuals learning the language, particularly for religious, academic, and professional purposes; however, many learners struggle to achieve fluency due to a lack of understanding of the cultural and social context. This study employed a descriptive qualitative approach with literature review as the data collection technique to explore how social communication and da'wah contribute to improving Arabic speaking skills. The hypotheses proposed are that social communication has a positive influence on improving speaking skills, da'wah as a communication medium contributes significantly to the development of speaking skills, and the combination of the two has a greater impact than either method alone. The results show that social communication creates an interactive environment that supports speaking practice, while da'wah enhances students' understanding of language structures and vocabulary appropriate to the social context. The combination of these two elements has proven effective in improving Arabic speaking skills, so this study is expected to contribute to the development of more interactive and applicable Arabic language learning methods.