Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Penanggulangan Stres Pada Social Worker Dengan Menggunakan Brain Respiration Efnie Indrianie
Humanitas (Jurnal Psikologi) Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/humanitas.v7i3.7711

Abstract

This study aims to determine how effectively Brain Respiration reduces stress levels in social workers. This study uses the Quasi-Experimental method and purposive sampling as the sampling technique. 30 social workers participated in this study.  15 participants became experimental group participants, and 15 others became control group participants. Biofeedback tools were used to measure the degree of stress through electrodermal activity (EDA). The analysis used was Wilcoxon and Mann-Whitney nonparametric statistics. The analysis showed a difference in the degree of stress, namely a decrease in the degree of stress in social workers in the experimental group after using Brain Respiration (T-count = 6 and T-table = 25). Brain Respiration can reduce stress in social workers when comparing the degree of stress of the experimental and control groups (U-count = -34.5, and U-table = 70). The conclusion is that Brain Respiration can minimize the degree of stress in social workers.
Sebuah PSIKOEDUKASI DALAM PENGEMBANGAN SELF-ESTEEM PADA ANAK-ANAK YAYASAN AL-KAUTSAR LEMBANG Efnie Indrianie; Shalomita Claudia Pratama; Caitlyn; Diya Aufala Rizkiya; Jocelyne Fiorenza Hendrawan; Jonathan Cristyadi; Halisya Rizkia Umayya; Syakira Marva Ayeisha; Ayu Widita Putri; Nadia Salma Mee; Alfie Fitriah; Josh Anderson Setiawan; Richie Owen Aurelius; lleesha Nuriko Meithree; Angeline Sheron Jolin; Rosa Pagawak; Nazila Octavia Putri Herman; Muhammad Ghailan Farrell AlBiruni; Gabrielle Aldora Pratiyudha; Almira Sekar Ayu Widasari; Nabila Ramadhani Irawan; Exxel Setijadi; Zakiyyah Januaryanto; Michelle Chan; Sherly Susanto; Marshella Febrina; Marchella; Hellen Valencia; Erwin; Olivia Evelyn Yang; Jesslyn Theodora Leonard; Kelvin Muljana
ABDIMAS UNWAHAS Vol. 11 No. 1 (2026): Abdimas Unwahas
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v11i1.12850

Abstract

Self-esteem merupakan rasa keberhargaan diri dan penilaian individu terhadap dirinya sendiri. Hal ini mencakup pemikiran dan perasaan diri seseorang, khususnya secara emosional yang dapat menunjukkan bahwa seseorang memandang dirinya sebagai pribadi yang positif. Dari hasil survei yang dilakukan, kami menemukan sebuah yayasan di Jl. Mutiara Utama nomor 176, Lembang, Kec. Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yaitu Yayasan Al-Kautsar Lembang. Mitra memiliki masalah anak-anak yang dinaunginya mengalami permasalahan terkait self-esteem, dimana anak-anak memandang dirinya ‘rendah’ akibat kesadaran label sebagai “anak panti”. Melihat permasalahan yang terjadi di Yayasan AL-Kautsar Lembang, mendorong kami untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan memberikan psikoedukasi dalam mengembangkan selfesteem yaitu dengan mengubah perspektif dan cara pandang anak-anak terhadap diri mereka sendiri melalui berbagai kegiatan yang mencakup topik self-esteem berdasarkan teori Coopersmith (1967). Hasil psikoedukasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek self-esteem yakni, aspek significance, power, competence, dan virtue di mana anak-anak mulai lebih percaya diri dalam menyampaikan pendapat dan menunjukkan hasil karyanya.