Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

COMPLETE BOUGUER ANOMALY (SBA) Power Sisco Simanjuntak
Journal of Renewable Engineering Vol. 1 No. 2 (2024): JORE-APRIL
Publisher : Pt. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/yr4ydq93

Abstract

Metoda gaya berat (gravitasi) adalah metode pasif yang menggunakan metoda potensial dengan prinsip anomali yang berada di dekat permukaan, seperti anomali-anomali pengaruh dari benda-benda  luar  angkasa,  bentuk bumi, ketinggian, massa batuan, dan variasi topografi. Salah  satu  hasil  akhir dari metoda gaya berat yaitu menghasilkan anomali bouger lengkap yang nilainya sesuai dengan nilai kontras densitas yang datanya  berupa  variasi medan gravitasi sebagai indikator targetnya. Terdapat perbedaan  antara anomali bouger yang didapatkan dari hasil survey laut atau darat dengan melakukan suatu koreksi pada metode gravitasi. Metode ini melakukan koreksi pengolahan data tersebut menggunakan Microsoft excel, surfer 11, dan oasis montaj 8.3 sebagai perbandingan dari hasil yang didapat.
VERY LOW FREQUENCY (VLF) Power Sisco Simanjuntak
Journal of Renewable Engineering Vol. 1 No. 2 (2024): JORE-APRIL
Publisher : Pt. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/br0bzb82

Abstract

Metode elektromagnetik (EM) merupakan salah satu metode geofisika yang sering digunakan untuk berbagai macam keperluan. Beberapa aplikasi metode ini diantaranya adalah deteksi gas hidrat, klasifikasi reservoir hidrokarbon potensial pemetaan distribusi fluida dalam reservoir, dan identifikasi sebaran pupuk pada lahan pertanian Salah satu objek yang dapat diidentifikasi oleh metode EM adalah penentuan posisi cebakan air tanah (akuifer). Metode EM sangat efektif untuk memisahkan objek yang memiliki perbedaaan konduktivitas yang signifikan terhadap lingkungan sekitarnya pada kondisi overburden mass (lapisan penutup) yang relatif dangkal. Akuifer merupakan objek yang memiliki perbedaan konduktivitas signifikan terhadap lingkungannya, sehingga metode EM dapat digunakan untuk mendeteksi posisi akuiver. Salah satu metode elektromagnetik yang dapat digunakan adalah Metode Electromagnetic Very Low Frequency (EM-VLF) dikarnakan metode ini dapat bekerja dengan operasional yang mudah, mobilitas yang cepat, serta biaya yang relatif murah, maka metode ini tepat untuk dilakukan pada daerah yang memiliki morfologi dan topografi yang cukup berat. Terlihat bahwa posisi anomali konduktif dari filter Fraser diperkiran berada pada meter 48-74 m. Nilai rapat arus yang tinggi (positif) diidentifikasi sebagai anomali yang paling konduktif. Berdasarkan hasil filter peta RAE diduga anomali konduktif berada pada posisi 48-74 m sehingga dapat disimpulkan bahwa diposisi tersebut merupakan sesar. Sedangkan  untuk wilayah yang konduktivitasnya rendah atau resistif berada pada posisi 74-153 m. Dan untuk konduktivitas terendah ada pada warna ungu yaitu 120-128 m.