Nurhaida Nurhaida
Politeknik ‘Aisyiyah Sumatera Barat

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN POLA MAKAN DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI PUSKESMAS AIR DINGIN PADANG Nurhaida Nurhaida; Jeki Refialdinata
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah tekanan darah yang dimiliki seseorang yang mana tekanan darah sistolik > 140 mmHg, diastolic ≥ 90 mmHg. Prevelensi hipertensi 30-60% pada orang usia lanjut, diseluruh dunia hipertensi berjumlah sebanyak 426 juta jiwa. Jumlah ini akan menjadi 828 juta jiwa pada tahun 2005 sedangkan di Indonesia lebih dari 20% pada kelompok 50 tahun ke atas yang hipertensi dimana salah satu penyebab dari hipertensi pada pola makan yang tidak terkontrol dapat terjadinya peningkatan tekanan darah seperti makan tinggi lemak, kolesterol dan rendah serat dan aktivitas yang tidak teratur. Desain penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional pengumpulan data telah dilaksanakan di Puskesmas Air Dingin Padang pada tanggal 3 Agustus sampai 15 Agustus tahun 2009. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia di Puskesmas Air Dingin dengan teknik pengambilan sampel proposive random sampling sehingga berjumlah 105 orang. Untuk mengetahui hubungan pola makan dan aktifitas fisik dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Air Dingin Padang Tahun 2009. Hasil penelitian pola makan dan aktifitas fisik dengan kejadian hipertensi didapatkan bahwa dari 105 responden didapatkan (90.5 %) responden memiliki pola makan kurang baik, didapatkan (67.6%) responden memiliki aktifitas yang kurang baik di Puskesmas Air Dingin Padang Tahun 2009. Ada hubungan yang bermakna antara pola makan dengan kejadian hipertensi, p Value 0.037 (p < α (0.05) ada hubungan yang bermakna antara aktifitas fisik dengan kejadian hipertensi ( p value 0,000 (p < α (0,05)) di Puskesmas Air Dingin Padang tahun 2009. Berdasarkan hasil penelitian disarankan kepada petugas Puskesmas Air Dingin untuk memberikan penyuluhan mengenai hipertensi pada lansia yang khususnya tentang pola makan dan beraktifitas fisik yang baik untuk penderita hipertensi.
PREVENTION OF NON-COMMUNICABLE DISEASES IN PRESCHOOL-AGED CHILDREN THROUGH WHATSAPP GROUP MEDIA Jeki Refialdinata; Nurhaida Nurhaida; Miftahurrahmi Fitri
Menara Medika Vol 8, No 2 (2026): VOL 8 NO 2 MARET 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v8i2.7493

Abstract

Introduction Eating habits in preschool-aged children play an important role in forming the foundation of long-term health. Low consumption of fruits and vegetables and high intake of sugary drinks have been reported to contribute to an increased risk of non-communicable diseases (NCDs) in adulthood. Nutrition education for parents is one of the main strategies for improving children’s dietary patterns. Purpose: This study aims to analyze the influence of education delivered through WhatsApp groups on changes in fruit and vegetable consumption as well as the limitation of sugary drinks in preschool-aged children at TK ’Aisyiyah Padang. Method: The study used a quasi-experimental one-group pretest–posttest design with 53 respondents (total sampling). Educational material was delivered through a WhatsApp group for one month. Result: The Wilcoxon Signed-Rank test showed an increase in knowledge scores from 30.11 to 33.30 (p 0.0001). Discussion: These findings indicate that digital-based education has the potential to become an effective, affordable, and accessible medium in family health promotion. Further research is recommended to assess actual behavior changes and include a control group