Salwa Salsabila
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Establishing a positive school identity through integrated curriculum and promotional strategies Sri Diana Putri; Salwa Salsabila; Devina Amelia; Nabila Yusuf
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 4 No. 1 (2025): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v4i1.77057

Abstract

In an era of globalization and increasing competition, entrepreneurship education has become essential for preparing students to face challenges in the workforce. This research aims to explore the implementation of entrepreneurship in schools as an innovative strategy to enhance the quality of education and the attractiveness of schools and explore how such innovations are strategically used as effective school promotion tools. The method used in this study is a qualitative approach, employing data collection techniques through in-depth interviews and observations at SMP Pandu, involving the principal, teachers, and students to gain a comprehensive perspective on the implementation of entrepreneurship and its impact on school management. The results indicate that the implementation of entrepreneurship at SMP Pandu not only increases student engagement in the learning process but also strengthens the school's image in the eyes of the community. The school has successfully utilized social media and digital marketing strategies to attract the attention of prospective students and parents and enhance participation in entrepreneurship programs. These findings are expected to contribute to the development of more effective and relevant educational policies.   Abstrak Dalam era globalisasi dan persaingan yang semakin ketat, pendidikan kewirausahaan menjadi penting untuk mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan di dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan kewirausahaan di sekolah sebagai strategi inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan daya tarik sekolah serta mengeksplorasi bagaimana inovasi tersebut digunakan secara strategis sebagai alat promosi sekolah yang efektif. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi di SMP Pandu, melibatkan kepala sekolah, guru, dan peserta didik untuk mendapatkan perspektif yang komprehensif mengenai implementasi kewirausahaan dan dampaknya terhadap pengelolaan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kewirausahaan di SMP Pandu tidak hanya meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam proses belajar, tetapi juga memperkuat citra sekolah di mata masyarakat. Sekolah berhasil memanfaatkan media sosial dan strategi pemasaran digital untuk menarik perhatian calon peserta didik dan orang tua, serta meningkatkan partisipasi dalam program-program kewirausahaan. Temuan ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih efektif dan relevan. Kata Kunci: inovasi pendidikan; kewirausahaan; penerimaan peserta didik baru; PPDB; promosi berbasis teknologi
Analysis challenges and solutions in developing accounting resources for vocational schools Salwa Salsabila; Elva Hanov Rais Satianingsih; Khansa Aulia Syahidah; Angga Hadiapurwa
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 4 No. 1 (2025): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v4i1.77053

Abstract

Good learning tools will optimally support the implementation of the curriculum to improve education quality and student learning outcomes. Vocational education has an important role in preparing students to enter the workforce, with accounting as one of the key competencies that requires relevant and up-to-date learning tools. However, there are significant challenges in the preparation of learning tools, including the lack of alignment between the curriculum and industry needs and limited resources that result in students feeling less connected to the teaching materials. This study aims to describe the problems and solutions in developing accounting learning tools in vocational schools and their impact on the effectiveness of the student learning process. The method used in this research is a descriptive method with a qualitative approach. Data collection techniques used interviews and observations. The results showed several problems in preparing learning tools, including the lack of training for teachers, which makes it difficult for teachers to adjust, and the lack of supporting infrastructure. Solutions that can be done are developing technology-based learning tools, conducting regular training, discussions, and evaluations.   Abstrak Perangkat pembelajaran yang baik akan mendukung pelaksanaan kurikulum secara optimal untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan capaian pembelajaran peserta didik. Pendidikan kejuruan memiliki peran penting dalam mempersiapkan peserta didik memasuki dunia kerja, dengan akuntansi sebagai salah satu kompetensi utama yang membutuhkan perangkat pembelajaran yang relevan dan mutakhir. Namun, terdapat tantangan besar dalam penyusunan perangkat pembelajaran, termasuk kurangnya keselarasan antara kurikulum dan kebutuhan industri, serta keterbatasan sumber daya yang mengakibatkan peserta didik merasa kurang terhubung dengan materi ajar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan permasalahan dan solusi dalam menyusun perangkat pembelajaran akuntansi di SMK serta dampaknya pada efektivitas proses belajar peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa permasalahan dalam menyusun perangkat pembelajaran diantaranya kurangnya pelatihan bagi guru sehingga guru sulit menyesuaikan dan kurangnya sarana prasarana yang mendukung. Solusi yang dapat dilakukan mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis teknologi, melakukan pelatihan, diskusi, dan evaluasi secara berkala. Kata Kunci: pengembangan kurikulum; perangkat pembelajaran; proses belajar peserta didik