Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Psikolinguistik : Pemerolehan Bahasa Pada Anak Usia 3-4 Tahun Wahyudin Ahmadi; Ainun Syifa Azizah; Yenling Yenling
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v4i2.750

Abstract

Penelitian ini akan menganalisis pemerolehan bahasa pada anak usia 3 tahun yang meliputi tataran fonologi dan sintaksis. Pemerolehan bahasa pada manusia diawali dari anak-anak ketika belajar berbicara. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pemerolehan bahasa anak pada tataran sitaksis melalui kajian Mean Length of Utterence (MLU). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini adalah seorang anak yang berinisial HANIN. Data artikel dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian bahwa pada usia 3 tahun ini tampaknya ada huruf konsonan yang dikuasi dan ada juga huruf konsosan yang belum dikuasai HANIN. Terdapat dua faktor yang mempengaruhi pemerolehan bahasa fonologi anak usia 3 tahun yaitu faktor alat ucapnya dan faktor lingkungan atau keluarganya. Tidak dibiasakannya anak dalam melafalkan ujarannya dan orang tua mengikuti melafalkan huruf vokal konsonan yang salah ketika berbicara dengan anak. Masyarakat yang tidak membenarkan ujaran anak tersebut membuat HANIN terbiasa mengujarkan kata dengan huruf vokal atau konsonan yang salah, sehingga merasa bahwa yang diujarkannya adalah benar.
An Analysis of The Most Frequent Grammar Errors In University Students’ Instagram Comments Suryo Dewantoro Joyodiningrat; Mira Ermita; Wahyudin Ahmadi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4134

Abstract

This study aims to identify the most common grammatical errors in Instagram comments written by students of Panca Sakti University Bekasi from the English Education Study Program. Using a descriptive qualitative method, twenty comments were collected, of which sixteen contained grammatical errors while the remaining four comments were error-free regarding the six types analyzed. The analysis focused on subject-verb agreement, sentence fragments, spelling, parallelism, prepositions, and passive voice. The results indicate that subject-verb agreement errors were the most dominant, accounting for 51% of the total errors, followed by sentence fragments (20%), spelling errors (13%), and parallelism and preposition errors (8% each). Passive voice errors were not found in the data. The findings suggest that students’ English usage in informal digital communication tends to be simple, concise, and meaning-focused, often influenced by first language transfer and the fast-paced nature of social media. These patterns contribute to the prevalence of grammatical errors, particularly in subject-verb agreement and sentence completeness.