Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penanaman Nilai-Nilai Islami Dalam Mengelola Emosi Peserta Didik Di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Pone Kabupaten Gorontalo Nurain Musa; Kasim Yahiji; Ruwiah Abdullah Buhungo
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1224

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya peserta didik yang mengalami kesulitan dalam mengelola emosi seperti mudah marah, kurang disiplin, kurang percaya diri, serta munculnya perilaku mengejek dan membully teman di lingkungan sekolah. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penanaman nilai-nilai Islami sebagai upaya membentuk karakter dan membantu peserta didik mengendalikan emosi secara positif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penanaman nilai-nilai Islami dalam proses pembelajaran, mengidentifikasi metode yang digunakan dalam mengelola emosi peserta didik, serta menganalisis dampak penanaman nilai-nilai Islami terhadap kemampuan peserta didik dalam mengendalikan dan menyalurkan emosi secara positif di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Pone Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala madrasah, guru, dan peserta didik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai-nilai Islami dilakukan melalui pembiasaan kegiatan keagamaan, keteladanan guru, dan integrasi nilai-nilai Islami dalam proses pembelajaran. Bentuk pembiasaan tersebut meliputi berdoa sebelum dan sesudah pembelajaran, membaca Al-Qur’an, menghafal surah-surah pendek, melaksanakan shalat Dhuha dan Dzuhur berjamaah, serta membiasakan sikap sopan santun, jujur, disiplin, dan saling menghargai. Metode yang digunakan dalam mengelola emosi peserta didik meliputi keteladanan, pembiasaan, nasihat, pendekatan personal, serta pembelajaran yang menanamkan nilai kesabaran, tanggung jawab, kasih sayang, dan penghargaan terhadap sesama. Penanaman nilai-nilai Islami memberikan dampak positif berupa meningkatnya kemampuan peserta didik dalam mengendalikan amarah, mengurangi perilaku negatif, meningkatkan kedisiplinan, memperkuat kepedulian sosial, serta menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman, harmonis, dan religious.