Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KARAKTERISTIK PASIEN DIABETES MELLITUS YANG MENGIKUTI PROGRAM SKRINING RETINOPATI DIABETIK BERBASIS KOMUNITAS DI KOTA BANDUNG OLEH RUMAH SAKIT MATA CICENDO PADA TAHUN 2022 : Varrel Geary Effendy
Oftalmologi : Jurnal Kesehatan Mata Indonesia Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Oftalmologi Edisi Desember 2023
Publisher : Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Retinopati diabetik merupakan komplikasi mikrovaskular yang diakibatkan olehpenyakit diabetes mellitus kronis. Retinopati diabetik memerlukan skrining sebagai deteksi dini untukmengontrol keparahannya.Metode: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien retinopati diabetik yangterjaring skrining oleh Rumah Sakit Mata Cicendo pada tahun 2022 serta kelompok yang rentan yangmengalami retinopati diabetik. Karakteristik pasien dikategorikan menjadi karakteristik demografi,klinis, dan status oftalmologis. Desain penelitian ini berupa studi deskriptif potong lintangmenggunakan data kuesioner skrinining pasien yang dilakukan pada tahun 2022.Hasil: Rumah sakit mata cicendo berhasil melakukan skrining terhadap 435 pasien. Data yangterkumpul menunjukkan pasien yang mengikuti skrining mayoritas perempuan (71,49%), berusia 60-79 tahun (64,6%), memiliki riwayat hipertensi (66,44%), dan memiliki durasi diabetes 5-10 tahun(42,99%). Prevalensi DR dan VTDR dari pasien diabetes mellitus yang mengikuti skrining adalah20,23% dan 3,68%. Mayoritas pasien berjenis kelamin perempuan (21,54%), kelompok umur 40-59tahun (23,36%), memiliki riwayat hipertensi (20,76%), memiliki riwayat dislipidemia (22,22%) dandurasi diabetes 5-10 tahun (25,13%) mengalami retinopati diabetik.Kesimpulan: Retinopati diabetik rentan terjadi pada orang dengan jenis kelamin perempuan, umur40-59 tahun, riwayat hipertensi, riwayat dislipidemia, dan durasi diabetes 5-10 tahun.