Heru Supriyatno
Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Manajemen Stres Terhadap Tingkat Stres Dalam Menyusun Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Tingkat Akhir Nuria Muliani; Heru Supriyatno; Apri Budianto
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 9 No 1 (2024): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v9i1.19997

Abstract

Stres dalam mengerjakan tugas akhir pada mahasiswa keperawatan merupakan kondisi yang sering terjadi ketika tidak mampu menyelesaikan masalah. Hal ini juga terjadi pada mahasiswa keperawatan di Universitas Muhammadiyah Pringsewu . Dengan begitu, mahasiswa mengalami rentetan masalah dan tekanan akademik untuk mengerjakan tugas akhir. Manajemen stres merupakan salah satu alternatif dalam mengurangi stres bagi mahasiswa tingkat akhir. Penelitian ini menggunakan pre eksperimen dengan total sampling yang digunakan. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah wawancara. Pengukuran stres menggunakan Student Nurse Stress Index (SNSI). Analisis data menggunakan uji T. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh manajemen stres terhadap tingkat stres dalam menyusun karya ilmiah mahasiswa tingkat akhir Program Studi D3 Keperawatan UMPRI.Hasil penelitian didapatkan adanya penurunan skor stres sebesar -12,397 (6,440). Hasil uji statistik diperoleh nilai p value 0,000 yang berarti ada pengaruh Manajemen Stres terhadap Tingkat Stres Penyusunan Karya Ilmiah Mahasiswa Tingkat Akhir Program Studi D3 Keperawatan UMPRI. Pelatihan manajemen stres dapat menjadi salah satu alternatif dalam mengurangi masalah stres bagi mahasiswa keperawatan.Kata kunci: manajemen stres, tingkat stres, mahasiswa, keperawatan
Penerapan Terapi Seni (Menggambar Dan Mewarnai) dalam Mengatasi Kecemasan di Sekolah Lansia Mutiara Senja Pekon Wates Pringsewu, Lampung Nuria Muliani; Arena Lestari; Heru Supriyatno
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 8 (2025): Volume 7 Nomor 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i8.18793

Abstract

ABSTRACT Anxiety in the elderly is a mental health problem that can affect quality of life. Art therapy, as a non-pharmacological approach, has been shown to reduce anxiety levels. This study aims to evaluate the effect of art therapy on anxiety in the elderly at the Mutiara Senja Pekon Wates Elderly School, Pringsewu, Lampung. The research method used a quasi-experimental design with two groups, namely the control and intervention groups. Measurement of anxiety levels was carried out using the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) before and after the intervention. The results showed that before the intervention, the majority of respondents in both groups had moderate anxiety levels, and the difference between the control and intervention groups was not significant (p = 0.772). After the intervention, the intervention group showed a greater decrease in anxiety scores than the control group (p = 0.004). Although the difference in post-test anxiety between the two groups was not statistically significant (p = 0.408), art therapy had a greater positive impact on reducing anxiety in the elderly. Art therapy can be an effective approach in reducing anxiety in the elderly Keywords: Anxiety, Elderly, Art Therapy, HARS, Mental Health  ABSTRAK Kecemasan pada lansia merupakan masalah kesehatan mental yang dapat memengaruhi kualitas hidup. Terapi seni, sebagai salah satu pendekatan non-farmakologis, telah terbukti dapat mengurangi tingkat kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh terapi seni terhadap kecemasan pada lansia di Sekolah Lansia Mutiara Senja Pekon Wates, Pringsewu, Lampung. Metode penelitian menggunakan desain quasi eksperimen dengan dua kelompok, yaitu kelompok kontrol dan intervensi. Pengukuran tingkat kecemasan dilakukan menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) sebelum dan setelah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, mayoritas responden di kedua kelompok memiliki tingkat kecemasan sedang, dan perbedaan antara kelompok kontrol dan intervensi tidak signifikan (p = 0,772). Setelah intervensi, kelompok intervensi menunjukkan penurunan yang lebih besar dalam skor kecemasan dibandingkan kelompok kontrol (p = 0,004). Meskipun perbedaan kecemasan post-test antara kedua kelompok tidak signifikan secara statistik (p = 0,408), terapi seni memberikan dampak positif yang lebih besar terhadap penurunan kecemasan pada lansia. Kesimpulannya, terapi seni dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam mengurangi kecemasan pada lansia Kata Kunci: Kecemasan, Lansia, Terapi Seni, HARS, Kesehatan Mental
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan dalam Manajemen Stress untuk Memperbaiki Kualitas Tidur pada Pasien Hipertensi dengan PMR (Progresif Muscle Relaxation) dan Dzikir Disekolah Lansia Al Wustho Lampung Nuria Muliani; Heru Supriyatno; Arena Lestari
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 8 (2026): Volume 9 Nomor 8 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i8.26640

Abstract

ABSTRAK Stress kronis pada lansia hipertensi dapat mengganggu kalitas tidur dan memperparah kondisi hipertensi. Di Sekolah Lansia Al Wustho Lampung kasus ini terjadi pada 65% kasus lansia hipertensi. Masalah belum tersedia program edukasi manajemen stres berbasis terapi non-farmakologis. Untuk meningkatkan kemampuan lansia dalam mengelola stres dan memperbaiki kualitas tidurnya melalui edukasi dan praktik Progressive Muscle Relaxation (PMR) serta terapi dzikir, dua metode yang telah terbukti menurunkan stres dan tekanan darah. Kegiatan PKM dilaksanakan pada tanggal 1 -30 April 2026 dengan pre post test design. Jumlah partisipan sebanyak 26 orang. Kuesioner kegiatan terdiri dari pengetahuan dan keterampilan manajemen stress dan mengelola kualitas tidur. Analisis menggunakan Wilcoxon signt test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah kegiatan PKM dengan nilai p value 0,001. Selain itu, keterampilan peserta dalam melakukan PMR dan dzikir juga mengalami peningkatan yang signifikan dengan nilai p value 0,001. Peserta menunjukkan antusiasme selama kegiatan dan mampu mempraktikkan teknik relaksasi secara mandiri. Kegiatan PKM ini dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam manajemen stress sehingga diharapkan kualitas tidur membaik pada kelompok lansia hipertensi Kata Kunci: Hipertensi, Lansia, Manajemen Stres, Kualitas Tidur, Progressive Muscle Relaxation, Dzikir.  ABSTRACT Chronic stress in elderly with hypertension can disrupt sleep quality and worsen hypertension. At the Al Wustho Lampung Elderly School, this case occurs in 65% of cases of elderly with hypertension. The problem is the lack of a stress management education program based on non-pharmacological therapy. To improve the ability of elderly people to manage stress and improve their sleep quality through education and practice of Progressive Muscle Relaxation (PMR) and dhikr therapy, two methods that have been proven to reduce stress and blood pressure. PKM activities were carried out on April 1-30, 2026 with a pre-post test design. The number of participants was 26 people. The activity questionnaire consisted of knowledge and skills in stress management and managing sleep quality. Analysis used the Wilcoxon sign test. The results of the activity showed an increase in participants' knowledge after the PKM activity with a p value 0.001. In addition, participants' skills in performing PMR and dhikr also experienced a significant increase with a p value 0.001. Participants showed enthusiasm during the activity and were able to practice relaxation techniques independently. This Community Service Program (PKM) activity can positively contribute to increasing knowledge and skills in stress management, thus hopefully improving sleep quality in the elderly with hypertension. Keywords: Hypertension, Elderly, Stress Management, Sleep Quality, Progressive Muscle Relaxation, Dhikr.