Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Produksi Pangan Dan Sumbangan Pendapatan Lahan Pekarangan Di Kelurahan Perhentian Marpoyan Kecamatan Marpoyan Damai Di Kota Pekanbaru Niken Nurwati; Mufti Mufti; Alhaviz Alhaviz
Baselang Vol 4, No 1: APRIL 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/bsl.v4i1.130

Abstract

Kelurahan Perhentian Marpoyan  merupakan salah satu kelurahan yang berada pada di Kecamatan Marpoyan Damai di Kota Pekanbaru  yang terdapat 6 Kelompok Wanita Tani (KWT), dalam konsep Rumah Pangan Lestari (RPL). Potensi lahan pekarangan bila dimanfaatkan secara optimal akan mampu mendukung ketersediaan pangan dan membantu peningkatan pendapatan rumah tangga. Tujuan penelitian: 1). Mengetahui penggunaan lahan pekarangan. 2). Menghitung Produksi pangan dan pendapatan dari pekarangan. 3). Menganalisis sumbangan pekarangan terhadap pendapatan keluarga. 4). Mengetahui hambatan dalam pemberdayaan pekarangan. Penelitian dilaksanakan dengan metode survey.  Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut:1). Luas lahan pekarangan rata-rata 22,80 m2. 85,82%  atau 19,57 m2 telah dimanfaatkan. Komoditi yang diusahakan didominasi kelompok sayur (70%), tanaman buah dan tanaman rempah (43,33%), kelompok  hewani yang diusahakan; ayam (26,67%) dan ikan (10%). 2). Produksi dan pendapatan dari lahan pekarangan relatif rendah. 3). Sebagian besar rumah tangga sampel (46,7%) memiliki pendapatan dari pekarangan kurang dari Rp.100.000/bulan, rata-rata pendapatan sebesar Rp. 294.623/bulan. Sumbangan pendapatan pekarangan terhadap pendapatan keluarga  sebesar 93,33%. 4). Hambatan dalam pemberdayaan pekarangan;  kondisi lahan yang kurang subur, kurangnya modal yang dimiliki rumah tangga sampel, serta lahan yang relatif sempit.
Evaluation of the Physiological Quality of Rice Seeds (Oryza sativa) under Salinity and Pyrite Stress Conditions Hariy Laksamana; Alhaviz Alhaviz; Sri Utami Lestari
Journal of Applied Agricultural Science and Technology Vol. 9 No. 4 (2025): Journal of Applied Agricultural Science and Technology
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/jaast.v9i4.429

Abstract

Salinity and pyrite are abiotic stress factors that can affect the physiological quality of rice seeds. This study aimed to evaluate the effects of salinity and pyrite stress on the viability and vigor of rice seeds. The research was conducted using a completely randomized design (CRD) with two factors: salinity levels (0 mM, 50 mM, and 100 mM NaCl) and pyrite dosages (0 mg, 200 mg, and 400 mg). The observed parameters included germination, maximum growth potential, vigor index, growth speed, simultaneous growth, and growth rate. The results showed that salinity stress significantly affected the vigor index and growth speed, while pyrite stress only influenced the growth speed. The interaction between the two factors did not show a significant effect on all physiological quality parameters of the seeds. However, there was a tendency for a decline in germination percentage, maximum growth potential, vigor index, growth speed, and simultaneous growth. The combination of high salinity stress (100 mM) and high pyrite dosage (400 mg) caused more pronounced growth retardation, particularly after day 10. Although rice seeds were able to maintain tolerance at low to moderate stress levels, an increase in the intensity of stress from both factors could hinder water and nutrient absorption, thereby reducing overall growth performance. The findings of this study provide insights into the tolerance limits of rice seeds to salinity and pyrite stress, which can serve as a basis for managing suboptimal lands for more sustainable rice production.
Pemberdayaan KWT Okra Nusa dan KWT Sialangmunggu Tangguh melalui Penerapan Teknik Penyambungan Tanaman Hias Bernilai Ekonomis di Lingkungan Rumah Tangga : Penelitian Alhaviz Alhaviz; Sri Utami Lestari; Erviana Eka Pratiwi; Roy Ibrahim; Fikratul Ihsan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5873

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) berperan penting dalam meningkatkan kemandirian ekonomi melalui pertanian produktif. Namun, budidaya tanaman hias di KWT Okra Nusa dan KWT Sialangmunggu Tangguh masih konvensional dan belum memanfaatkan teknologi perbanyakan modern, sehingga kualitas dan nilai ekonominya rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota melalui pelatihan teknik grafting dengan metode penyuluhan, praktik, pendampingan, dan evaluasi. Materi meliputi pemilihan batang, teknik penyambungan, hingga perawatan. Diharapkan peserta mampu menghasilkan tanaman hias unggul bernilai jual tinggi dan mengembangkan usaha mandiri. Luaran mencakup peningkatan keterampilan, produk sambungan, laporan, dan publikasi ilmiah sebagai upaya pemberdayaan perempuan dan penguatan ekonomi kreatif berbasis rumah tangga.