Fuad Masykur
Sekolah Tinggi Agama Islam Binamadani

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PROBLEMATIKA PROGRAM PENGUATAN MODERASI BERAGAMA DI INDONESIA DAN TAWARAN SOLUSINYA Fuad Masykur
AL Fikrah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2024): alfikrah
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/alfikrah.v4i1.628

Abstract

Moderasi beragama telah lama digaungkan. Legalitas dan penguatan programnya juga telah dilakukan oleh pemerintah dengan menerbitkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 58 Tahun 2023 Tentang Penguatan Moderasi Beragama, dan telah masuk pada agenda pembangunan nasional sebagaimana tertera dalam RPJMN 2020-2024. Demikian pula telah diimplementasikan melalui berbagai kegiatan di beberapa instansi dan lembaga, baik di institusi pemerintahan maupun non-pemerintah. Namun Program Penguatan Moderasi Beragama ini dirasa masih kurang berhasil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menitikberatkan pada studi pustaka. Analisisnya menggunakan teknik content analysis. Penelitian ini menunjukan bahwa program Penguatan Moderasi Beragama kurang berjalan efektif. Hal ini ditandai dengan adanya sikap antipati, cibiran, penolakan dan bahkan perlawanan terhadap konsep dan gagasan moderasi beragama dari sebagian kelompok masyarakat dengan berbagai bentuk, sikap, dan cara yang dilakukannya. Hal itu ditengarai karena berbagai hal, antara lain; 1) Program ini terkesan sporadis, 2) Kurang terkonsolidasinya seluruh stakeholder yang ada, 3) Program ini hanya bergantung pada anggaran pemerintah, 4) Kurang memanfaatkan media sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa agar program ini bisa berjalan dengan maksimal dan memperoleh target yang diharapkan, diperlukan terobosan baru, antara lain; dilakukan secara holistik dan komprehensif dengan pendekatan sinergitas kerja sama dengan mendayagunakan ekosistem yang ada.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL CAHAYA SURGA DI WAJAH IBU KARYA MURA ALFA ZAEZ Siti Jubaedah; Fuad Masykur
AL Fikrah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 4 No 2 (2024): alfikrah
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/alfikrah.v4i2.695

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Cahaya Surga di Wajah Ibu karya Mura Alfa Zaez. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan. Sumber data primer yang digunakan adalah novel Cahaya Surga di Wajah Ibu karya Mura Alfa Zaez, dan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan lainnya yang memiliki relevansi dengan topik pembahasan. Adapun teknik analisis pada penelitian ini adalah analysis content. Penelitian ini menemukan bahwa dalam novel Cahaya Surga di Wajah Ibu karya Mura Alfa Zaez memuat unsur intrinsik, terutama unsur tema dan penokohan yang banyak sekali mengandung nilai-nilai pendidikan karakter. Dari segi tema, terdapat 11 tema yang meliputi tentang: ibu, ayah, ayah dan ibu, detik-detik perpisahan ibu dengan ayah, aku, bila aku jatuh cinta, orang-orang yang membenci, di mana ayah, ada apa dengan ibu, Antoni dan Rifka, serta memeluk cinta. Sementara dari segi penokohan, tokoh-tokoh dalam novel tersebut adalah ibu, Mimi, ayah, Kaka, Antoni, Rifka, Reva, Risma, nenek, kakek, Antoni, dan Makde Nunu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam novel Cahaya Surga di Wajah Ibu karya Mura Alfa Zaez terdapat 12 nilai-nilai pendidikan karakter, yaitu, religius, jujur, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, menghargai prestasi, komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli sosial, dan tanggung jawab.