This Author published in this journals
All Journal Jurnal Golden Age
firdaus zar'in
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan kemampuan mengenal huruf melalui media kantong ajaib tk daarul jannah Lidza Syaifihana; Yuniarti .; firdaus zar'in
Jurnal Golden Age Vol. 7 No. 1 (2023): JURNAL GOLDEN AGE
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v7i1.12226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada anak melalui media kantong ajaib kelompok A TK Daarul Jannah Pontianak Timur. Adapun permasalahan penelitian yaitu: kemampuan anak dalam mengenal huruf belum mampu memahami mengenai konsep huruf. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok A TK Daarul Jannah Pontianak Timur yang berjumlah 15 anak. Objek penelitian ini adalah peningkatan kemampuan mengenal huruf melalui media kantong ajaib. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan yang signifikan, yaitu peningkatan kemampuan mengenal huruf. Hal ini dibuktikan dengan hasil persentase pada siklus I sebesar 53,4% dan pada siklus II menjadi 93,3%.  
EFEKTIVITAS PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN KINESTETIK ANAK USIA DINI Ifniatul Hotimah; Iin Maulina; Firdaus Zar'in
Jurnal Golden Age Vol. 10 No. 01 (2026): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v10i01.36369

Abstract

Kecerdasan kinestetik merupakan perkembangan pengendalian gerakan tubuh yang sangat mempengaruhi perkembangan seperti kelincahan, keseimbangan dan kekuatan otot. Permainan engklek dapat melatih kekuatan otot kaki, kelincahan, dan keseimbangan melalui aktivitas melompat-lompat yang bertumpu pada satu kaki serta mempererat pertemanan dan kekompakan. Masa usia dini adalah masa emas atau yang biasa di sebut golden age, dimana masa ini penting bagi anak untuk meningkatkan kecerdasan kinestetik. Penelitian ini menggunakan metode pre eksperimen dengan design one group pretest-posttest. Populasi penelitian berjumlah 21 anak. Peningkatan rata-rata nilai posttest yang lebih tinggi dibandingkan dengan nilai pretest serta hasil uji t berpasangan yang menunjukkan nilai signifikansi Sig. (2-tailed) < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan antara kecerdasan kinestetik anak sebelum dan sesudah diterapkannya permainan engklek. Kata Kunci: Anak Usia Dini, Kecerdasan Kinestetik, one group pre-posttest, Permainan Tradisional Engklek. Abstract Kinesthetic intelligence refers to the development of body movement control that plays a crucial role in physical development, including agility, balance, and muscular strength. The traditional engklek game enhances leg muscle strength, agility, and balance through hopping activities performed on one foot, while also fostering friendship and teamwork among children. Early childhood is widely recognized as the golden age, a critical period for optimizing children's kinesthetic intelligence. This study employed a pre-experimental method using a one-group pretest–posttest design. The research population consisted of 21 children. The findings indicated that the mean posttest score was higher than the mean pretest score. Furthermore, the paired-samples t-test revealed a significance value of Sig. (2-tailed) < 0.05, leading to the rejection of H₀ and the acceptance of Hₐ. These results demonstrate a statistically significant difference in children's kinesthetic intelligence before and after the implementation of the engklek game. Keyword: Keywords: Early Childhood, Kinesthetic Intelligence, One-Group Pretest–Posttest Design, Traditional Engklek Game.
Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) Terhadap Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia Dini Sella Alanda; Yuniarti; Firdaus Zar'in
Jurnal Golden Age Vol. 10 No. 01 (2026): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v10i01.36371

Abstract

Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan metode one group pretest-posttest yang melibatkan 20 anak usia 5-6 tahun di TK Aisyah Bustanul Atfal Pinang Luar. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terstruktur menggunakan rubrik penilaian lima indikator yaitu empati, kerjasama kelompok, pengendalian emosi, komunikasi, dan kemampuan menyelesaikan konflik. Treatment terdiri dari tiga tahap sistematis meliputi kegiatan finger painting, alfabet sisik ikan, dan cooking class membuat air jeruk. Analisis data menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test karena distribusi data tidak normal. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan sosial emosional anak dengan rata-rata gain score 10,75 poin. Hasil pretest menunjukkan 95% anak berada pada kategori mulai berkembang, sedangkan posttest mengungkapkan 85% anak mencapai kategori berkembang sangat baik dan 15% berkembang sesuai harapan. Analisis statistik mengkonfirmasi pengaruh signifikan dengan nilai Z sebesar -3,979 dan tingkat signifikansi 0,000. Project Based Learning memberikan pengaruh positif sangat signifikan terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini, mendemonstrasikan efektivitasnya sebagai pendekatan pembelajaran inovatif untuk pengembangan holistik anak. Kata Kunci: Pendidikan Anak Usia Dini, Penelitian Pre-Experimental, Perkembangan Sosial Emosional, Project Based Learning. Abstract This study employed a pre-experimental design using a one-group pretest–posttest approach involving 20 children aged 5–6 years at TK Aisyah Bustanul Atfal Pinang Luar. Data were collected through structured observations using an assessment rubric covering five indicators: empathy, teamwork, emotional regulation, communication, and conflict resolution skills. The intervention consisted of three systematic Project Based Learning activities: finger painting, fish-scale alphabet creation, and a cooking class focused on making orange juice. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test because the data were not normally distributed. The results indicated a significant improvement in children's social-emotional development, with a mean gain score of 10.75 points. Pretest results showed that 95% of the children were in the Beginning to Develop category, whereas posttest results revealed that 85% had reached the Very Well Developed category and 15% were in the Developing as Expected category. Statistical analysis confirmed a significant effect, with a Z value of −3.979 and a significance level of p < 0.001. These findings demonstrate that the Project Based Learning approach has a highly significant positive effect on early childhood social-emotional development, highlighting its effectiveness as an innovative instructional approach for promoting children's holistic development. Keyword: Keywords: Early Childhood, Kinesthetic Intelligence, One-Group Pretest–Posttest Design, Traditional Engklek Game.