Efri Tri Ardianto
Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan, Politeknik Negeri Jember, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Revitalisasi Desain Ruang Unit Kerja Rekam Medis Berdasarkan Aspek Ergonomi di Rumah Sakit Umum X Jember Dony Setiawan Hendyca Putra; Gandis Winur Cahyani; Maya Weka Santi; Efri Tri Ardianto
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 8, No 4 (2023): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.89775

Abstract

Latar   Belakang: Ruang Unit Kerja Rekam Medis  (UKRM) tidak hanya menyimpan dokumen penting akan tetapi sebagai pendukung  dalam proses pelayanan kesehatan. Ruang UKRM di (Rumah Sakit Umum (RSU) X Jember belum memenuhi aspek ergonomi baik secara fisik dan lingkungan. Oleh karena itu perlu adanya perbaharuan desain ruang yang dapat mendukung kinerja petugas rekam medis sesuai ergonomi.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk revitalisasi desain secara ergonomi ruang kerja unit rekam medis di RSU X Jember.Metode: Desain penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk analisis kebutuhan pembuatan desain ruang unit kerja rekam medis sesuai ergonomi. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan brainstorming.  Desain UKRM menggunakan aplikasi SketchUp Pro 2023.Hasil: Ruang UKRM di RSU X Jember terdiri dari 3 ruangan dengan keadaan tepisah yakni ruang pendaftran, ruang kerja RM dan filing. Desain  ruang UKRM baru diubah menjadi 4 ruangan yaitu pendaftaran berukuran 12m x 11m, ruang kerja petugas rekam medis berukuran 9,45m x 6,5m, filing berukuran 17,65m x 6,5m dan toilet berukuran 3,25m x 6,5m. Penyesuaian prasarana sesuai antropometri petugas dengan penambahan 11 rak penyimpanan, 2 meja dan 2 kursi, sedangkan lingkungan fisik perlu perencanaan penambahan atau pemeliharaan lampu dan ventilasi.Kesimpulan: Perubahan desain UKRM dengan memindahkan dan memperluas serta penyesuaian prasarana dan lingkungan fisik sesuai standar dan aspek ergonomi agar meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pelayanan medis.