Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perubahan Pola Interaksi Sosial Akibat Teknologi Digital di Kalangan Mahasiswa Erita Erita
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3131

Abstract

Artikel ini mengkaji bagaimana teknologi digital telah mengubah pola interaksi sosial di kalangan mahasiswa. Mahasiswa sebagai generasi digital native mengalami perubahan cara berkomunikasi, berinteraksi, dan membangun relasi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menelaah berbagai literatur dan data sekunder. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi digital memberikan dampak positif seperti kemudahan komunikasi dan perluasan jaringan sosial, namun juga menghadirkan tantangan seperti menurunnya kualitas interaksi tatap muka, meningkatnya isolasi sosial, dan bergesernya norma komunikasi di lingkungan kampus. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa memiliki literasi digital dan kesadaran sosial yang tinggi dalam menggunakan teknologi secara seimbang.
Transformasi Komunikasi di Era Informasi dan Sosial: Peran Media Sosial dalam Interaksi Manusia di Kota Padang Erita Erita; Nisa Sahfitri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3277

Abstract

Tulisan ini membahas tentang bagaimana keberadaan media sosial telah memengaruhi evolusi komunikasi di era informasi dan sosial. Seiring dengan kemajuan teknologi informasi, platform media sosial seperti Instagram, WhatsApp, YouTube, dan TikTok semakin lazim dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Media sosial mendukung berbagai macam kegiatan, mulai dari kampanye sosial, promosi komersial, dan pendidikan, serta memudahkan keterlibatan, berbagi informasi, dan berkolaborasi tanpa dibatasi oleh waktu atau lokasi. Namun, perubahan ini juga mencakup aspek negatif, seperti berita bohong, menurunnya interaksi tatap muka, dan kemungkinan konflik daring. Artikel ini menyoroti aspek positif media sosial yang menyediakan akses cepat ke informasi dan komunikasi yang efektif, tetapi juga membahas beberapa kekurangannya, seperti menurunnya media sosial, masalah pribadi, dan maraknya pelecehan di media sosial. Diyakini bahwa dengan memahami tujuan dan metode kerja media sosial, masyarakat umum akan dapat memaksimalkan efek positifnya dan meminimalkan potensi efek negatif.