Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN SOSIAL MEDIA DAN BUDAYA POLITIK GENERASI MILENIAL DALAM PEMILU Marzuki Manurung; Dinda Aurelia; Nadra Husna Harahap; Rizki Fadilah Nst
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jt.v6i1.13300

Abstract

Media sosial sudah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat khususnya generasi milineal. Pemilu adalah salah satu moment politik dimana media sosial khusunya facebook dan whatsapp untuk kepentingan politik. Budaya politik adalah corak perilaku dalam masyarakat dalam kehidupan berbangsa, pemerintahan nasional, politik pemerintahan, hukum, adat istiadat dan norma, dan merupakan budaya yang harus dipatuhi oleh semua anggota masyarakat setiap hari. Budaya politik juga dapat diartikan sebagai sistem nilai bersama sosial, yang memiliki kesadaran untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan kolektif dan perumusan kebijakan publik dari seluruh masyarakat.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Budaya politik dan corak perilaku dalam masyarakat dalam kehidupan berbangsa, pemerintahan nasional, politik pemerintahan, hukum, adat istiadat dan norma, dan merupakan budaya yang harus dipatuhi oleh semua anggota masyarakat setiap hari tentang fenomena penggunaan media sosial berbasis internet sebagai instrumen dalam komunikasi politik dalam kontestasi pemilukada Jawa Barat tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pustaka, yakni peneliti menganalisis literatur tertulis sebagai sumber utama. Oleh karena itu Media sosial merupakan saluran komunikasi para aktor politik untuk berkomunikasi dengan pendukung dan pemilih. Bentuk komunikasinya adalah membangun opini publik sekaligus menggalang banyak dukungan politik.
THE ROLE OF INFLUENCERS IN FORMING POLITICAL OPINION AMONG ELECTION VOTERS IN MEDAN CITY Nadra Husna Harahap; Anang Anas Azhar
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 5 No. 5 (2025): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/morfai.v5i5.3226

Abstract

This study aims to analyze the role of influencers in shaping political opinions among voters in the city of Medan. With the increasing use of social media as a source of political information, this study highlights how platforms such as TikTok influence political perceptions and attitudes. This study uses a descriptive qualitative approach, utilizing a case study on the TikTok platform. The results of this study indicate that influencers are not only information providers, but also agents of social change and communication bridges between politicians and the public. The importance of this study is considering that now is the era of everyone using social media platforms, the presence of this study can provide guidance for politicians, political parties, and campaign teams to use influencers strategically and ethically in reaching voters in the election. TikTok is the dominant platform for obtaining political information, while influencers show a critical attitude by verifying the truth of the news received. The conclusion of this study confirms that social media has a significant impact on shaping political opinions. with good digital literacy being the main factor in filtering accurate and reliable information. However, there are challenges in the form of low political literacy and the potential for information bias. Therefore, digital literacy and critical attitudes of voters are the main factors in filtering political information. This study is expected to be a reference in a more ethical and effective political campaign strategy in the digital era.