ABSTRAKDaun galam (Melaleuca cajuputi) dari lahan gambut berpotensi dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan permen. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang pemanfaatan daun galam sebagai bahan olahan permen dilakukan terhadap mitra komunitas pengolah jajanan tradisional di desa Gambut Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Kegiatan ini selain dapat meningkatkan pendapatan mitra, juga merupakan langkah kongkret dalam meningkatkan keperdulian untuk kegiatan konservasi lahan gambut. Transfer iptek yang dilaksanakan dalam pengabdian ini menggunakan metode penyuluhan dan demonstrasi tentang pemanfaatan daun galam yang banyak terdapat disekitar lokasi Mitra. Demonstrasi pembuatan permen daun galam dan pembuatan packaging dilakukan terhadap mitra. Evaluasi dilakukan terhadap kemampuan pemahaman dan keterampilan dari mitra. Hasil evaluasi tentang sosialisasi manfaat galam untuk kesehatan adalah 12 orang memahami manfaat daun galam. 14 orang memahami tentang proses penyiapan bahan dan pembuatan ekstrak air dari daun galam. Hasil evaluasi pemahaman tentang peluang usaha pembuatan permen adalah sebanyak 8 orang. Hasil evaluasi lainnya didapatkan 10 orang memahami proses pembuatan permen dari daun galam. 8 orang yang mampu membuat permen dari daun galam dan 14 orang mampu membuat packaging produk. Hasil yang didapatkan secara keseluruhan mengindikasikan terpenuhinya target pemahaman dan penguasaan keterampilan tentang pengabdian oleh mitra.