p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Peweka Tadulako
Sri Mulyati
Tadulako University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Autokorelasi Spasial Kepadatan Bangunan dan Sebaran Genangan Banjir Kawasan Pesisir Kota Palu Andi Chairul Achsan; Rizkhi; Sri Mulyati
Jurnal Peweka Tadulako Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal PeWeKa Tadulako
Publisher : Prodi PWK Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/peweka.v2i2.17

Abstract

Kota Palu, sebagai salah satu pusat perkotaan di Indonesia, mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa dekade terakhir. Pertumbuhan ini disertai dengan peningkatan kepadatan penduduk dan pembangunan bangunan. Peningkatan kepadatan bangunan memiliki dampak yang signifikan pada dinamika perkotaan, termasuk mobilitas penduduk, pemanfaatan lahan, dan kualitas lingkungan. Oleh karena itu, pemahaman yang lebih mendalam tentang pola distribusi spasial kepadatan bangunan di Kota Palu sangat penting. Banjir merupakan ancaman serius bagi keselamatan warga, lingkungan, dan aset kota. Untuk mengurangi risiko banjir, pemahaman yang mendalam tentang pola sebaran banjir dalam wilayah kota sangat penting. Autokorelasi spasial adalah alat analisis yang dapat membantu kita memahami apakah pola sebaran banjir dalam kota memiliki keterkaitan spasial yang signifikan. Berdasarkan hasil pengujian autokorelasi spasial dengan Moran’s I pada aspek kepadatan bangunan menunjukkan nilai moran’s I sebesar 0,847 dan pada aspek genangan banjir menunjukkan nilai moran’s I 0,067 hal ini memperlihatkan terdapat autokorelasi spasial pada aspek kepadatan bangunan dan genangan banjir di kawasan Pesisir Kota Palu. Hasil pengujian indeks LISA Kepadatan Bangunan Wilayah dengan P-value < α = 5% yaitu Tanamodindi, Besusu Tengah, Lolu Selatan, Siranindi yang berarti bahwa kelurahan tersebut terdapat keterkaitan kepadatan bangunan antar wilayah di setiap kelurahan Kawasan Pesisir Kota Palu.. Hasil pengujian indeks LISA Genangan Banjir Wilayah dengan P-value < α = 5% yaitu Tondo.
Analisis Kesenjangan Terhadap Persepsi Pemukim Hunian Tetap Tondo 1 Kota Palu Marwah Rahmat Karim; Fitriah Fajar Magfirah; Sri Mulyati; Deltri Dikwardi Eisenring
Jurnal Peweka Tadulako Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal PeWeKa Tadulako
Publisher : Prodi PWK Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/peweka.v2i2.19

Abstract

Kota Palu merupakan salah satu wilayah yang memiliki tingkat rawan bencana gempa bumi yang tinggi. Besarnya dampak yang diakibatkan oleh berbagai bencana mengharuskan rencana pemulihan bencana untuk membangun sarana dan prasarana permukiman. Hunian tetap bagi masyarakat penyandang bencana atau yang diistilahkan dengan rumah “khusus“ ditujukan dalam rangka penyelenggaraan untuk memenuhi kebutuhan khusus sebagai tempat tinggal korban bencana. Hunian tetap yang ada di Kelurahan Tondo I menjadi salah satu lokasi yang ditempati masyarakat yang terdampak bencana. Tujuan penelitian ini yaitu ingin mengetahui kesenjangan terhadap persepsi pemukim Hunian Tetap Tondo I dilihat dari kondisi lingkungan permukiman. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan Gap Analysis untuk mengetahui kesenjangan atau perbedaan dan peringkat antara kepuasan dan harapan yang dilakukan dengan menggunakan bantuan software Ms. Excel dan SPSS untuk memudahkan peneliti dalam pengolahan data penelitian. Berdasarkan analisis kesenjangan masih terdapat gap antara kepentingan pemukim dan kepuasan (kenyataan kinerja pelayanan yang diterima). Kesenjangan tersebut ada sebagai akibat tidak terpenuhinya harapan pemukim. Pada aspek prasarana lingkungan dan sarana lingkungan ini merupakan indikator yang memiliki gap minus terbesar. Hal ini terjadi karena fasilitas yang dianggap penting, ternyata bagi pemukim hal tersebut dalam pelaksanaannya dianggap belum optimal atau belum memuaskan.