Asep Ubaidillah
Fakultas Syariah, Institut PTIQ Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Review Peran Notaris dalam Pembagian Harta Gono Gini pada Proses Perceraian Asep Ubaidillah
Qonuni: Jurnal Hukum dan Pengkajian Islam Vol. 2 No. 01 (2022): Qonuni: Jurnal Hukum dan Pengkajian Islam
Publisher : Prodi Ahwal Syakhsiyah, Fakultas Syariah, Institut PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59833/qonuni.v2i01.726

Abstract

Peran notaris sangat penting dalam setiap perjanjian, tidak terkecuali pembagian harta gono gini pada kasus perceraian. Sejauh mana peran notaris menjadi tujuan penelitian ini termasuk menganalisis pandangan hukum Islam dan hukum positif terkait pembagian harta gono-gini ini. Hukum normatif adalah pendekatan yang digunakan dimana peneliti menggunakan deskriptif analisis komparatif. Temuan penelitian ini menunjukan bahwa pembagian harta bersama (gono gini) dibagi dua sama rata diantara suami istri. Menurut para notaris, dalam hal tuntunan agama Islam sebagaimana pedoman KHI Pasal 97 pembagian harta bersama pada kasus perceraian mengedepankan cara perdamaian (musyawarah). Berdasarkan pandangan tersebut, sesungguhnya harta bersama bisa ditelusuri dalam hukum Islam, baik itu melalui konsep syirkah maupun berdasarkan kehendak hukum Islam itu. Selain itu, menurut para notaris bila melihat pandangan hukum positif tentu akan merujuk kepada UU No. 1 Tahun 1974 pasal 37 dan KUH Perdata pasal 128-129 yang menegaskan bahwa apabila terjadi perceraian, maka harta bersama itu dibagi dua antara suami-istri sepanjang para pihak tidak menentukan lain maka diatur menurut hukumnya masing-masing.