Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Kincir Aerator Berbasis Tenaga Surya Pada Tambak Udang di Kabupaten Pangkep Muhammad Syahid; Azwar Hayat; Fahrul; Lukman Kasim; Rudi Amme
Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS Vol. 10 No. 1 (2024): Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/bp.v10i1.1-6

Abstract

Pangkajene Islands Regency is one of the centers producing fishery products such as shrimp and milkfish. Shrimp is one of Indonesia's main export commodities in the fisheries sector. However, the productivity of ponds in Pangkep Regency is still relatively low because they are still managed traditionally without aerators. The use of an aerator will increase the oxygen content in the pond so that productivity can be increased. Limited access to electricity for farmers who are far from settlements is one of the problems with the use of aerators which are still not widely used. Therefore, with the help of solar panels to supply electricity to the aerator wheels, farming can run more economically, efficiently and can increase productivity. The solar aerator system is assembled and tested for performance both in the laboratory and during implementation. Then socialization and demonstrations on the use of solar-based aerators were carried out.
Implementasi Teknologi Mesin Pengurai Sabuk Kelapa di Desa Possi Tanah, Kajang, Bulukumba Rudi Amme; Muhammad Syahid; Lukman Kasim; Ilyas Renreng
Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS Vol. 10 No. 1 (2024): Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/bp.v10i1.22-27

Abstract

Desa Possi Tanah merupakan salah satu daerah di Kabupaten Bulukumba yang memiliki penduduk sebanyak 762 jiwa dimana mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani kelapa. Saat ini petani kelapa di Desa Possi Tanah menggunakan metode kon-vensional dalam mengolah sabuk kelapa menjadi cocofiber. Metode tersebut kurang efektif karena membutuhkan waktu yang la-ma dan energi yang cukup besar. Kurangnya informasi yang diperoleh petani serta kurangnya penerapan teknologi dan ilmu pengetahuan me-nyebabkan proses pengolahan sabuk kelapa kurang diminati oleh para petani di Desa Possi Tanah.  Oleh karena itu pengabdian dilakukan untuk mengimplementasikan teknologi mesin pengurai sabuk kelapa untuk petani kelapa di desa tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahun  serta meningkatkan minat para petani dalam mengolah sabuk kelapa secara efektif dan efisien. Selain itu, dilakukan juga pelatihan dan cara perawatan mesin pengurai sabuk kelapa yang dilanjutkan dengan demonstrasi mesin pengurai sabuk kelapa. Hasil pengujian diperoleh cocofiber yang panjang namun masih terdapat sisa serbuk yang melekat pada serat. Selain menghasilkan cocofiber, mesin tersebut juga menghasilkan cocopeat yang dapat dimanfaatkan sebagai media tanam.