Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN EDUKASI DAN SKRINING KESEHATAN DALAM DETEKSI DINI PADA PENGUNJUNG SOLO GRANDMALL Ismawatie Ismawatie; Yulita Maulani; Yulia Ratna Dewi; Eka Evan Supriyanto
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.42502

Abstract

Deteksi dini suatu penyakit merupakan langkah penting dalam upaya pencegahan dan pengobatan suatu penyakit. Edukasi kesehatan menjadi kunci utama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya skrining kesehatan. Penelitian atau pengabdian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas program edukasi skrining kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya deteksi dini suatu penyakit. Metode yang digunakan adalah pre-post test dengan melibatkan partisipan dari berbagai kelompok umur dan berbagai latar belakang. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada tingkat pengetahuan peserta mengenai berbagai jenis skrining kesehatan, faktor risiko penyakit, dan manfaat deteksi dini. Selain itu, terdapat peningkatan minat peserta laki- laki maupun Wanita untuk mengikuti program skrining kesehatan secara berkala. Kesimpulannya, program edukasi skrining kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya deteksi dini penyakit. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program skrining kesehatan di awal dan pada akhirnya menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit berbahaya yang tidak menular.
SOSIALISASI TEKANAN DARAH PADA USIA PRELANSIA DI GEMOLONG UNTUK MENCEGAH PENYAKIT JANTUNG Emma Ismawatie; Resi Tondho Jimat; Arum Kusuma Putri; Yulia Ratna Dewi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.43350

Abstract

Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia, dan risiko penyakit ini meningkat seiring bertambahnya usia. Usia prelansia, yaitu usia antara 45 - 59 tahun merupakan periode penting untuk melakukan pencegahan penyakit jantung. Salah satu faktor risiko utama penyakit jantung adalah tekanan darah tinggi ini. Oleh karena itu, pentingnya sosialisasi tentang tekanan darah pada usia prelansia di gemolong ini sangat penting untuk mencegah penyakit jantung.Kegiatan pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran Masyarakat usia prelansia di Gemolong tentang tekanan darah dan berupaya melakukan pencegahan penyakit jantung. Kegiatan ini dilakukan dengan penyuluhan, pemeriksaan tekanan darah gratis, dan diskusi kelompok. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pengetahuan peserta tentang tekanan darah, faktor risiko penyakit jantung, dan gaya hidup sehat. Selain itu peserta juga menunjukkan peningkatan kesadaran tentang pentingnya pemeriksaan dini terhadap tekanan darah secara rutin.
MENINGKATKAN PERAN AKTIF MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN DBD DI BOYOLALI Emma Ismawatie; Yulia Ratna Dewi; Resi Tondho Jimat; Yulita Maulani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.49224

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang menjadi perhatian serius di Indonesia, termasuk di desa jayan, kelurahan senting di Kabupaten Boyolali. Pencegahan dan pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD) ini merupakan peran penting Masyarakat. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian DBD di desa jayan, kelurahan senting Kabupaten boyolali. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pelatihan, sosialisasi dan pembagian brosur kepada masyarakat dan anggota karang taruna tentang pencegahan dan pengendalian DBD serta ke pasar sekolah dan puskesmas. Hasil menunjukkan bahwa kesadaran dan partisipasi masyarakat, serta anggota karang taruna dalam pencegahan dan pengendalian DBD meningkat. Masyarakat dan karang taruna lebih antusias dan memiliki peran aktif dalam melakukan kegiatan pencegahan dan pengendalian DBD, seperti melakukan Gerakan lima M yaitu, menguras bak air, menutup penampumg udara, mengubur sampah plastik dan kaleng, memanfaatkan barang bekas dan menaburkan obat abate, serta rutin menggunakan sarana obat nyamuk dengan rutin demi mencegah penyebaran penyaklit DBD.