Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analysis of the Determinants of Preeclampsia in Samarinda City Febriana Metallica Yeng Heling; Cipta Pramana; Nurhayati Nurhayati
Jurnal KESANS : Kesehatan dan Sains Vol 5 No 9 (2026): KESANS: International Journal of Health and Science
Publisher : Rifa'Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/kesans.v5i9.665

Abstract

Introduction: Preeclampsia remains one of the leading causes of maternal morbidity and mortality worldwide and contributes substantially to adverse maternal and fetal outcomes. Objective: This study aimed to analyze determinants of preeclampsia among pregnant women in Samarinda City, Indonesia. Method: A quantitative analytical observational study with a retrospective case-control design was conducted using secondary maternal health data from 11 community health centers in Samarinda City during 2023-2024. The study included 246 respondents consisting of 82 cases of preeclampsia and 164 controls. Independent variables included maternal age, pre-pregnancy body mass index, parity, and pregnancy interval. Data were analyzed using univariate analysis, Chi-square tests for bivariate analysis, and binary logistic regression for multivariable analysis. Result and Discussion: Bivariate analysis showed that pre-pregnancy body mass index was significantly associated with preeclampsia, while maternal age, parity, and pregnancy interval were not statistically significant. Multivariable logistic regression demonstrated that pre-pregnancy body mass index was the strongest determinant of preeclampsia, with women who were overweight or obese before pregnancy having 3.621 times higher odds of developing preeclampsia than women with normal body mass index. Maternal age younger than 20 years or older than 35 years was also independently associated with an increased risk of preeclampsia, whereas parity and pregnancy interval were not significantly associated after adjustment. These findings show the importance of maternal nutritional status and reproductive age in the occurrence of preeclampsia. Conclusions: Pre-pregnancy body mass index was the most dominant determinant of preeclampsia among the variables examined, followed by maternal age, while parity and pregnancy interval were not significantly associated with preeclampsia among pregnant women in Samarinda City
Peningkatan Pengetahuan Orang Tua Tentang Imunisasi Dasar Lengkap Untuk Perlindungan Optimal Anak di Puskesmas Pembantu Sidorame Timur Sofiana Sofiana; Cipta Pramana; Novita Puspita Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 11 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i11.3909

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan berupa edukasi tentang imunisasi dasar lengkap kepada orang tua dengan media leaflet. Sasaran dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah orang tua yang mempunyai bayi usia 0-9 bulan di Puskesmas pembantu sidorame timur. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan pemberian pre test berupa kuesioner terlebih dahulu selanjutnya edukasi tentang imunisasi dasar lengkap menggunakan leaflet dan yang terakhir dilakukan post test berupa pengisian kuesioner pada semua orang tua yang mempunyai bayi yang hadir dalam acara pengabmas tersebut. Hasil pengabdian masyarakat pengetahuan ibu meningkat dari pretest kategori baik 16% setelah edukasi pengetahuan meningkat menjadi 72%. Manfaat yang didapatkan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini antara lain dapat mengedukasi tentang imunisasi dasar lengkap, serta menambah pengetahuan dan wawasan kepada masyarakat khususnya orang tua yang mempunyai bayi usia 0-9 bulan.
Sosialisasi SADARI Sebagai Langkah Awal Pencegahan Kanker Payudara di Desa Blang Bayu Kecamatan Syamtalira Bayu Kabupaten Aceh Utara Agusnawati Agusnawati; Cipta Pramana; Novita Puspita Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 11 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i11.3912

Abstract

Kanker merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia, dengan kanker payudara sebagai jenis kanker yang paling banyak ditemukan di Indonesia, yaitu sebesar 28,7%. Kanker payudara tidak hanya menyerang wanita usia lanjut, tetapi juga dapat terjadi pada usia muda. Apabila tidak terdeteksi sejak dini, kanker payudara dapat berkembang menjadi keganasan yang berisiko tinggi terhadap kesehatan dan keselamatan penderita. Salah satu upaya pencegahan yang sederhana, efektif, dan dapat dilakukan secara mandiri oleh wanita adalah Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Berdasarkan hasil analisis situasi dan wawancara awal dengan wanita usia subur di Desa Blang Bayu Kecamatan Syamtalira Bayu Kabupaten Aceh Utara, diketahui bahwa sebagian besar responden belum mengetahui tentang SADARI, manfaat deteksi dini kanker payudara, serta langkah-langkah pencegahannya. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui sosialisasi dan edukasi SADARI menggunakan metode ceramah, diskusi, serta media leaflet. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana nilai rata-rata peserta meningkat dari 56,3 sebelum edukasi menjadi 85,7 setelah edukasi. Nilai minimum meningkat dari 40 menjadi 70, sedangkan nilai maksimum meningkat dari 75 menjadi 100. Peningkatan ini menunjukkan bahwa sosialisasi SADARI efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran wanita usia subur terhadap pentingnya deteksi dini kanker payudara sebagai langkah awal pencegahan di masyarakat.