Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Pentingnya Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris Yessica Elisabeth Sinabariba; Friscilla Sembiring; Juwita Tindaon
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1446

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang berjudul “Sosialisasi Pentingnya Meningkatkan Kemampuan Bahasa Inggris” dilaksanakan di SMP Negeri 2 Parsaoran 1 Kacamatan Pangururan dengan tujuan meningkatkan kesadaran, motivasi, dan kepercayaan diri siswa dalam mempelajari serta menggunakan bahasa Inggris sebagai alat komunikasi global. Program ini dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan dilakukan melalui metode ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, dan praktik berbicara sederhana untuk mendorong partisipasi aktif peserta. Total siswa yang mengikuti sosialisasi berjumlah 22 siswa. Materi sosialisasi menekankan pentingnya bahasa Inggris dalam bidang pendidikan, teknologi, dan pengembangan karier, serta strategi praktis untuk meningkatkan kemampuan bahasa melalui media digital, film, lagu, dan kegiatan belajar mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai peran strategis bahasa Inggris, meningkatnya motivasi belajar, serta bertambahnya kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa Inggris, khususnya pada keterampilan berbicara. Peserta juga menunjukkan sikap positif untuk melanjutkan proses belajar melalui pembelajaran mandiri dan pembentukan kelompok belajar berbasis komunitas. Selain itu, program ini turut berkontribusi dalam penguatan karakter positif, seperti rasa percaya diri, disiplin, kerja sama, dan partisipasi aktif. Secara keseluruhan, program ini efektif dalam meningkatkan kesadaran dan keterampilan komunikasi dasar bahasa Inggris siswa sebagai fondasi pembelajaran sepanjang hayat serta kesiapan menghadapi tantangan global.
Edukasi Dini Aman di Dunia Maya tentang Etika Berinternet dan Pencegahan Cyberbullying untuk Siswa SD Juwita Tindaon; Elisabeth Ruthana Lasmaria Sinaga; Risma Hartati; Geberiella Br Perangin Angin; Piolenta Br Ginting; Rebika Putri Br Sembiring
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3590

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di SD Negeri 040444 Kabanjahe pada bulan Oktober 2025 dengan melibatkan 30 siswa kelas V. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai etika berinternet yang aman dan bertanggung jawab, mencegah perilaku cyberbullying sejak dini, serta menanamkan karakter digital positif pada anak usia sekolah dasar. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi interaktif melalui media visual, pemutaran video edukatif, simulasi kasus cyberbullying, diskusi kelompok kecil, permainan edukatif, kuis online, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan berlangsung selama dua hari. Hari pertama berfokus pada pre-test, pengenalan topik etika berinternet, serta diskusi tentang cyberbullying. Hari kedua meliputi simulasi interaktif dan permainan “Internet Sehat” untuk melatih sikap aman, sopan, dan bertanggung jawab di dunia maya. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi, aktif bertanya, serta mampu berbagi pengalaman pribadi terkait penggunaan internet. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada empat aspek, yaitu pemahaman etika berinternet (46% menjadi 90%), kesadaran terhadap cyberbullying (40% menjadi 88%), kemampuan menggunakan media sosial secara bijak (47% menjadi 85%), dan keberanian melapor (23% menjadi 80%). Guru melaporkan adanya penurunan perilaku mengejek di grup media sosial kelas, sementara orang tua menyatakan bahwa anak menjadi lebih berhati-hati dan mulai meminta izin sebelum mengakses platform baru. Secara keseluruhan, PkM ini berhasil meningkatkan literasi digital dan memperkuat perilaku berinternet yang aman pada siswa sekolah dasar.