Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Financial Management Behaviour of MSMEs in Buleleng Regency - The Mediating Role of Financial Self Efficacy Ni Made Sri Ayuni; Ni Nyoman Juli Nuryani; Made Dwi Ferayani; Ni Wayan Novi Budiasni; Sebastian Herman; Alexandra Maria Pires
Jurnal Ilmiah Manajemen & Bisnis Vol 11 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jimb.v11i1.7650

Abstract

This study examines the influence of financial literacy, financial inclusion, and financial attitude on the financial management behavior of MSMEs in Buleleng Regency, with financial self-efficacy serving as a mediating variable. A quantitative research design was applied using survey data collected from 100 MSME owners through structured questionnaires. The data were analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Despite the relatively limited sample size for a model involving multiple latent constructs and hypotheses, the application of bootstrapping in SEM-PLS provided stable and reliable parameter estimates. The findings reveal that financial literacy and financial attitude significantly improve financial management behavior. Financial inclusion was not found to have a direct influence on financial management behavior; however, it significantly enhances financial self-efficacy. In addition, financial self-efficacy has a positive and significant effect on financial management behavior and mediates the relationships between financial literacy, financial inclusion, financial attitude, and financial management behavior. These results indicate that psychological confidence plays a crucial role in translating financial knowledge, financial access, and financial attitudes into effective financial practices among MSME actors. The study implies that MSME empowerment programs should integrate financial education, inclusion initiatives, and confidence-building strategies such as mentoring and practical financial training. However, this study is limited by the relatively small sample size and its focus on MSMEs within a single regional context, which may restrict the broader generalizability of the findings.
Pendampingan Manajemen SDM, Kewirausahaan, dan Pencatatan Keuangan pada UMKM Jatiluwih Kopi I Ketut Suardika; Komang Trisna Sari Dewi; Made Dwi Ferayani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 2 No. 10 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v2i9.279

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan usaha pada UMKM melalui pendampingan manajemen sumber daya manusia (SDM), kewirausahaan, dan pencatatan keuangan usaha. Kegiatan dilaksanakan pada usaha Jatiluwih Kopi yang dimiliki oleh Ibu Ni Luh Wahyuning Putri, yang merupakan pemilik usaha kopi lokal yang berdiri pada tahun 2025 di kawasan Jatiluwih. Sebagai usaha yang masih berada pada tahap pengembangan, usaha ini masih menghadapi beberapa kendala dalam pengelolaan usaha, terutama dalam aspek pengelolaan sumber daya manusia, penguatan kewirausahaan, serta pencatatan keuangan usaha. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu observasi awal, sosialisasi, pelatihan, praktik, serta pendampingan langsung kepada pemilik usaha. Materi yang diberikan meliputi pengelolaan sumber daya manusia, pengembangan jiwa kewirausahaan, serta pelatihan pencatatan keuangan sederhana yang dapat diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan pendampingan bisa meningkatkan pemahaman pemilik usaha mengenai pentingnya pengelolaan usaha agar lebih terstruktur. Pemilik usaha mulai memahami pentingnya pembagian tugas kerja, penguatan jiwa kewirausahaan dalam melihat peluang usaha, serta penerapan pencatatan keuangan sederhana untuk memantau kondisi keuangan usaha. Dengan adanya kegiatan pendampingan ini, diharapkan pemilik usaha dapat mengelola usahanya secara lebih profesional sehingga usaha yang dijalankan dapat berkembang secara berkelanjutan serta mampu meningkatkan daya saing usaha, khususnya dalam memanfaatkan potensi ekonomi dan pariwisata di kawasan Jatiluwih.