Syamsul Rizal
IAIH Pancor

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penyuluhan dan Sosialisasi dalam Upaya Mengurangi Angka Pernikahan Dini di Dusun Bangket Punik Desa Golong Kec. Narmada Kab. Lombok Barat - NTB Syamsul Rizal
AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/afada.v1i1.913

Abstract

Beranjak dari kesejahteraan dan kelayakan hidup ini, dari jumlah penduduk yang kurang sejahtera dan menikmati hidup layak di Indonesia jumlah terbesar berada di daerah pedesaan. Dari segi terpenuhinya sarana dan prasarana, masyarakat yang hidup di daerah pedesaan jauh tertinggal dari masyarakat yang hidup di kota. Masyarakat kota lebih mudah mengakses segala sesuatu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Selain itu, dilihat dari sosialisasi dan pendidikan yang tidak merata merupakan salah satu faktor pembuat masyarakat desa kurang memahami betapa pentingnya pendidikan, sehingga banyak masyarakat memiliki kondisi ekonomi rendah, karena kurangnya skill dan pengetahuan untuk menunjang kreativitas. Penduduk desa bermata pencarian sebagai petani, peternak, perkebunan, dan usaha-usaha  lain yang hasilnya tidak bisa dipastikan. Jadi masyarakat di desa lebih memilih bekerja keras untuk memenuhi kebutuhannya daripada belajar di bangku sekolah. Anak-anak juga kurang mendapatkan perhatian dari orang tua sehingga mereka hidup dengan cara mereka sendiri. Dari beberapa program yang telah dilaksanakan tersebut, Tim Pengabdian-PAR  melakukan  evaluasi terkait dengan  perubahan  prilaku masyarakat. Secara umum masyarakat Dusun Bangket Punik Desa Golong mengalami perubahan perilaku berpikir dan bertindak dalam menyikapi berbagai problematika kehidupan. Hal ini ditandai dengan kesadaran masyarakat dalam memandang akan pentingnya pendidikan, kebersihan lingkungan, kreatifitas dan dalam hal kekompakan pada kegiatan gotong royong. Meskipun segala program yang telah dilaksanakan belum semuanya maksimal dalam pelaksananaanya, akan tetapi setidaknya ada suatu gebrakan untuk meyakinkan diri masyarakat untuk bisa memaksimalkan potensi yang ada pada diri mereka untuk hidup yang lebih baik lagi ke depannya