This Author published in this journals
All Journal Jurnal Shanan
Mercy F. Halamury
Institut Agama Kristen Negeri, Ambon

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kreativitas Guru Pendidikan Agama Kristen Menggunakan Teknologi Digital Sebagai Media Pembelajaran yang Menyenangkan di SMK Wira Harapan – Bali Penta Astari Prasetya; Agusthina Siahaya; Mercy F. Halamury
Jurnal Shanan Vol. 8 No. 1 (2024): Maret
Publisher : UKI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/shanan.v8i1.5083

Abstract

Suasana belajar yang kurang menyenangkan dapat dipengaruhi oleh kreativitas seorang guru Pendidikan Agama Kristen dalam menggunakan teknologi digital sebagai media pembelajaran. Dalam menghadapi peserta didik di era digital, guru Pendidikan Agama kristen diharapkan memilik kemampuan untuk memanfaatkan teknologi digital dengan lebih kreatif sebagai media pembelajaran agar suasana belajar menjadi lebih menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan menganalisa kreativitas guru pendidikan agama kristen dalam menggunakan teknologi digital sebagai media pembelajaran yang menyenangkan di SMK Wira Harapan – Bali. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian ini menghasilkan: Pertama, kreativitas guru dalam menggunakan teknologi digital sebagai media pembelajaran, perlu ditingkatkan dan dilatih. Sebab, kreativitas guru sangat membatu proses pembelajaran menjadi lebih menyenangkan. Kedua, bentuk media pembelajaran sebagai model hipotetik teknologi digital, antara lain: media pembelajaran berbasis power point animasi; internet dengan pembuatan ebook dan materi ajar berbentuk poster melalui aplikasi canva; media berbasis audio visual melalui plotagon; dan media pembelajaran berbasis adroid. Ketiga, faktor penghambat kreativitas guru antara lain: faktor usia; kurangnya kemampuan atau keterampilan guru untuk menggunakan teknologi digital, suasana belajar dalam kelas dan alokasi waktu pembelajaran yang lebih singkat.