This Author published in this journals
All Journal Jurnal Maritim
Nur Lailatul Ainiya
UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS SISTEM ANTRIAN PELAYANAN VAKSINASI INTERNASIONAL DI KKP KELAS 1 SURABAYA WILKER TANJUNG PERAK Nur Lailatul Ainiya; Maki Zamzam; Yuyun Dwi Astutik
JURNAL MARITIM Vol 5 No 1 (2023): AGUSTUS Vol. 5 No. 1
Publisher : Prodi Manejemen Kepelabuhan dan Pelayaran, Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Karimun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51742/ojsm.v5i1.894

Abstract

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2018 Tentang Pelayanan dan Penerbitan Sertifikat Vaksinasi Internasional Bab III Pasal 8 menyebutkan KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) merupakan pengadaan vaksinasi internasional (KEMENKES, 2018). Salah satunya yaitu Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Surabaya Wilayah Kerja Tanjung Perak. Selanjutnya dalam sistem antrian pelayanan vaksinasi internasional di Kantor Kesehatan Pelabuhan Surabaya wilayah kerja tanjung perak terdapat beberapa tahap antrian yang merupakan suatu model antrian yang diterapkan pada pelayanan vaksinasi internasional. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan sistem pengolahan data alat angkut kapal di kantor Kesehatan Pelabuhan kelas 1 Surabaya Wilayah Kerja Tanjung Perak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain crossectional. Berdasarkan diagnosis masalah menggunakan pendekatan sistem diketahui permasalahan yang ada pada sistem antrian pelayanan vaksinasi internasional: Tidak adanya nomor antrian, antrian seringkali membuat pasien menunggu lama, penginputan data pasien secara berulang kedalam excel menambah beban kerja pegawai, antrian seringkali kurang teratur dan tertib, Berkas pasien yang datang lebih awal tertumpuk dengan berkas pasien yang baru datang. Alternatif pemecah masalah yang dapat dilakukan adalah mengembangkan sistem antrian pelayanan vaksinasi manual menjadi sistem antrian pelayanan vaksinasi internasional berbasi web.