Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembelajaran Interaktif dengan Memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) di Sekolah Dasar Proskuneo Ambon Selvianus Salakay; Sandra Telussa
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/8vcm2j23

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat, termasuk munculnya Artificial Intelligence (AI), membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Perubahan dalam tatanan teknologi informasi telah mengubah cara kita mengakses informasi dan memperoleh pengetahuan. Oleh karena itu, pendidikan di sekolah dasar juga harus mengikuti perubahan ini. Permasalahan mendasarnya bahwa pola pembelajaran kelas pada sekolah-sekolah dasar secara umum termasuk pada Sekolah Dasar Proskuneo Ambon adalah masih menerapkan pola pembelajaran yang bersifat tatap muka di depan kelas dan masih kurang menerapkan metode pembelajaran kelas yang dipersonalisasi  sesuai kebutuhan, minat dan pendekatan belajar yang adaptif. Sekolah Dasar Proskuneo belum memanfatakan Artificial Intelegent (AI) dalam mendukung proses pembelajaran siswa. Aktifitas pembelajaran masih berlangsung secara atap muka antara guru dan murid di kelas. Proses pembelajaran ini cenderung guru lebih bersifat spontan dan kontekstual serta pembelajarannya bersifat umum dan seragam untuk seluruh kelas. Hal ini cenderung menimbulkan pembelajaran yang monoton tanpa melihat karakteristik, minat dan kebutuhan belajar siswa. Hal ini tentunya akan berdampak pada  perkembangan kognisi anak dalam menyerap ilmu pengetahuan. Oleh karena di butuhkan suatu metode pembelajaran yang dapat dipersonalisasikan sesuai kebutuhan dan minat siswa. Perlu waktu yang panjang untuk merubah tatanan metode pembelajaran ini oleh karena itu perlu lakukan penyesuaian metode pembelajarannya dengan sarana teknologi pendukung yang dapat di personalisasi sesuai kebutuhan, minat dan pendekatatan belajar siswa. Pemanfaatan AI dapat menjadi sarana untuk menciptakan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan, bagi anak-anak usia sekolah dasar. Kecerdasan artifisial (AI) mampu memberikan pendekatan baru dalam proses pembelajaran, khususnya dalam mendorong kreativitas siswa. Di tengah arus transformasi digital, penting bagi peserta didik dan pendidik di tingkat sekolah dasar untuk menerapkan pembelajaran interaktif yang dipersonalisasi sesuai pendekatan belajar yang adaptif. 
Strategi Komunikasi Digital dalam Pengembangan Destinasi Tempat Wisata Pulau Ambon Sharon Truyda Tahamata; Sandra Ivonnie Telussa; Selvianus Salakay
Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura
Publisher : Department of Communication Science, University of Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/JIKPvol4iss2pp214-228

Abstract

Penelitian ini membahas strategi komunikasi digital yang diterapkan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Maluku dalam mempromosikan destinasi wisata. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan lima indikator utama, yaitu pemasaran langsung, promosi penjualan, publisitas, penjualan pribadi, dan periklanan . Strategi ini bertujuan untuk meningkatkan daya tarik wisatawan melalui berbagai platform digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran langsung melalui media sosial cukup efektif, namun masih menghadapi kendala dalam segmentasi audiens. Promosi penjualan seperti diskon dan giveaway mampu menarik wisatawan, meskipun koordinasi dengan pelaku industri wisata masih terbatas. Publisitas melalui media sosial dan publikasi digital membantu meningkatkan citra pariwisata, tetapi kurang konsisten dalam distribusinya. Penjualan personal melalui pameran wisata cukup efektif, tetapi perlu peningkatan keterampilan tenaga pemasaran. Periklanan melalui iklan digital meningkatkan visibilitas wisata Maluku, namun masih perlu optimalisasi strategi pemasaran berbasis data. Kesimpulannya, strategi komunikasi digital yang diterapkan telah memberikan dampak positif bagi promosi pariwisata Maluku, meskipun masih terdapat kendala dalam penerapannya. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi pemasaran yang lebih optimal, serta kerja sama yang lebih erat dengan pelaku industri wisata untuk meningkatkan efektivitas promosi.