S. Sigit Udjiana
Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta No. 9, Malang 65141, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KARAKTERISASI PLASTIK BIODEGRADABLE DARI PATI JAGUNG (ZEA MAYS) DENGAN PENAMBAHAN FILLER KALSIUM SILIKAT DAN KALSIUM KARBONAT Rizky Zanuar Tristanti; Juwita Puspa Sari; S. Sigit Udjiana
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 5 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v5i2.40

Abstract

Indonesia memiliki permasalahan lingkungan yaitu tentang sampah plastik sintetis. Sampah plastik ini dapat mengganggu kestabilan ekosistem lingkungan karena tidak dapat didaur ulang dan diurai oleh mikroorganisme di dalam tanah. Salah satu inovasi yang dilakukan untuk menangani permasalahan ini adalah dengan plastik biodegradable. Dalam penelitian ini plastik biodegradable dengan pati jagung sebagai bahan utama, plasticizer berupa sorbitol serta filler berupa kalsium karbonat dan kalsium silikat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan jenis dan jumlah filler terhadap uji water absorption dan uji tarik. Hasil percobaan menunjukkan bahwa hasil uji water absorption menunjukkan nilai terendah 27,04% dengan filler kalsium silikat 4% dan uji tarik diperoleh nilai paling besar 3,08 MPa pada filler kalsium karbonat 8%.
PEMBUATAN PLASTIK BIODEGRADABLE DARI PATI LIMBAH KULIT KENTANG (SOLANUM TUBEROSUM L.) DENGAN PENAMBAHAN FILLER KALSIUM SILIKAT M. Sofa Safarana Genalda; S. Sigit Udjiana
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i2.248

Abstract

Masalah lingkungan yang ditimbulkan oleh limbah plastik yang berasal dari turunan minyak bumi telah menjadi permasalahan besar seiring penggunaanya yang semakin meningkat, hal ini penting karena sifatnya yang sulit diuraikan. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut dengan mempercepat tingkat degradabilitas dengan mengganti beberapa atau seluruh polimer sintetis dengan polimer alami. Pati merupakan salah satu polimer alami yang dapat digunakan untuk produksi material plastik biodegradable karena sifatnya yang mudah terdegradasi meskipun memiliki kekurangan seperti kuatnya perilaku hidrofilik dan sifat mekanis yang lebih buruk. Dalam penelitian ini bahan utama pembuatan plastik biodegradable yaitu pati kulit kentang, plasticizer berupa sorbitol serta dengan filler kalsium silikat dan kalsium karbonat sebagai filler pembanding. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi penambahan jenis dan jumlah filler pada pembuatan plastik biodegradable berbahan dasar pati kulit kentang terhadap uji kuat tarik, uji water absorption dan laju penguraian atau uji biodegradabilitas. Hasil percobaan menunjukkan bahwa hasil uji water absorption menunjukkan nilai terendah 38,27 % dengan filler kalsium karbonat 4%, hasil uji biodegradabilitas menunjukkan nilai tertinggi 73,75 % dengan filler kalsium silikat 6% dan uji tarik diperoleh nilai paling besar 2,61 MPa dengan filler kalsium silikat 8%.
PEMANFAATAN NASI AKING SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN PLASTIK BIODEGRADABLE Fifi Aisya Putri; S. Sigit Udjiana
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 8 No. 4 (2022): December 2022
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v8i4.435

Abstract

Plastik biodegradable adalah plastik yang dapat terdegradasi oleh mikroorganisme dan terbuat dari bahan yang dapat diperbarui, sehingga dapat menjadi alternatif pengganti plastik komersial. Tidak sedikit masyarakat yang menyisakan nasi dan membuangnya, sehingga nasi menjadi limbah. Limbah nasi sering dikenal sebagai nasi aking yang memiliki kandungan 83,14% karbohidrat, 29,70% amilosa, dan 3,36% protein. Dengan adanya kandungan pati berupa amilosa dan amilopektin maka nasi aking berpotensi digunakan sebagai bahan baku pembuatan plastik biodegradable. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui komposisi terbaik pada pembuatan plastik biodegradable berdasarkan pengaruh variasi konsentrasi masing-masing filler kalsium karbonat (CaCO3) dan kalsium silikat (CaSiO4) yaitu 2%, 4%, 6%, dan 8% dari berat tepung, sedangkan untuk variasi plasticizer sorbitol yaitu 2%, 4%, 6%, dan 8% dari berat tepung. Beberapa uji yang dilakukan yaitu uji kuat tarik, uji ketahanan air dan uji biodegradabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji biodegadabilitas telah sesuai dengan SNI 7188.7:2016 dengan nilai tertinggi sebesar 66,22%. Sedangkan untuk uji kuat tarik dan uji water absorption tidak memenuhi SNI. Nilai kuat tarik tertinggi sebesar 2,58 MPa, dan uji water absorption terendah 30,18%.