Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi Akhlak dalam Konsep Pendidikan Umum Munasir
AL-KAINAH: Journal of Islamic Studies Vol. 1 No. 2 (2022): Al-Kainah: Journal of Islamic Studies
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) STAI Miftahul Huda Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69698/jis.v1i2.15

Abstract

Akhlak sebagai ilmu berarti dapat dipelajari dan diajarkan dengan berbagai metode dan cara yang tepat. Untuk itu diperlukan pembahasan tentang epistemologi akhlak, agar diperoleh pemahaman yang benar bagaimana cara mengajarkan akhlak kepada peserta didik. Kemudian jika akhlak diartikan sebagai amal, maka tentunya ini akan berdampak positif bagi pelakunya, orang-orang di sekitarnya, lingkungannya dan secara lebih luas lagi bagi negaranya. Berdasarkan tujuan pendidikan nasional di atas, bangsa Indonesia berharap dengan adanya pendidikan dapat mengembangkan dan meningkatkan peradaban bangsa Indonesia dengan memiliki sumber daya manusia yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan demokratis serta bertanggung jawab. Salah satu sasaran yang ingin dibangun dan dicapai oleh bangsa Indonesia melalui pendidikan adalah agar peserta didik berakhlak mulia. Sehingga di masa depan ia mampu menjadi manusia yang memiliki akhlak mulia yang mampu memajukan peradaban dan meningkatkan harga diri bangsa Indonesia. Bangsa yang memiliki manusia-manusia yang berakhlak mulia akan menjadi bangsa yang kokoh dan berperadaban tinggi.