Lutfianto Lutfianto
Islamic Education Concentration UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDY OF LITERATURE ANTROPOLOGY IN THE JANTURAN WAYANG KEKAYON KHALIFAH Lutfianto Lutfianto; Kun Hidayat
Prosiding Seminar Nasional dan Internasional HISKI 2023: THE 31st HISKI INTERNATIONAL CONFERENCE ON LITERARY LITERACY AND LOCAL WISDOM (JUNI 2023)
Publisher : Himpunan Sarjana-Kesusastraan Indonesia (HISKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/psni.v3i0.112

Abstract

Sebuah karya sastra pedalangan dapat dikaji dalam berbagai macam kajian. Salah satunya adalah kajian antropologi sastra. Penelitian ini mendasarkan pada unsur-unsur bahasa, religi, kepemimpinan dan kehidupan sosial antar manusia. Adapun metode penelitian ini adalah dengan metode kualitatif hermeneutic. Sedangkan sumber data penelitian ini, yaitu teks janturan Wayang Kekayon Khalifah.Janturan adalah bagian dari sastra pedalangan yang memberikan gambaran terkait dengan kehidupan sebuah negara. Kehidupan yang terdiri dari gambaran kebesaran, keagungan, penguasa dan kekuasaannya. Janturan masih dipakai dalam setiap pagelaran wayang. Peranan penting tersebut ada pada ekspresi (narasi dan dialog) dalang dalam garap caturnya. Garap catur merupakan wujud bahasa dalam wacana yang diucapkan seorang dalang pada saat pagelaran. Data diambil dari hasil analisis aspek kebudayaan, yaitu bahasa, religi, kepemimpinan dan kehidupan sosial antar manusia. Hasil penelitian dari kajian antropologi sastra ini adalah sebagai berikut; pertama unsur bahasa yang berupa penggunaan bahasa dalam sastra pedalangan. Kedua, unsur religi berupa doa pembuka dalam janturan. Ketiga, unsur kepemimpinan dalam wujud kewibawaan dan sikap penguasa kepada rakyatnya. Keempat, unsur kepemimpinan yaitu gambaran kepemimpinan dalam Islam. Kelima, pesan misi hidup seorang manusia. keenam, gambaran sistem tata negara yang ideal. Ketujuh, gambaran kehidupan pemudayang selalu mengembangkan kemampuan baik fisik maupun non-fisik. kedelapan, unsur sosial adalah kehidupan antar manusia yang terdapat dalam teks janturan tersebut