Riris Simangunsong
Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sosialisasi Pencegahan Kenakalan Remaja kepada Remaja di Yayasan Hidayatul Wildan Cileungsi, Jawa Barat Gavra Nugroho Ramadhan Tarmizi; Edi Priyono; Cakra Widya Amarta; Baiq Hikarin Nisa; Intan Arfaturahmah; Qonita Anis Nabilla; Riris Simangunsong; Sherlita Rahma Isra; Arland Julian Bulo; Adlina Maritza Putri; Samuel Hotmian Sinambela
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 3 (2024): JAMSI - Mei 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1153

Abstract

Kenakalan remaja adalah fenomena kompleks yang memerlukan pemahaman mendalam terhadap faktor-faktor yang mempengaruhinya. Faktor psikologis, sosial, dan lingkungan memainkan peran krusial dalam perkembangan perilaku negatif pada remaja. Tema kegiatan ini adalah “Pembangunan Manusia dan Penguasaan Iptek” dipilih dengan tujuan menggali aspek pertumbuhan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai rangkaian upaya untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Kegiatan ini dilakukan dengan metode sosialisasi dan survey tentang pencegahan kenakalan remaja di Yayasan Hidayatul Wildan yang berlokasi di Cileungsi, Jawa Barat dengan sasaran remaja SMA. Hasil analisis data menunjukan terdapat peningkatan pengetahuan remaja Yayasan Hidayatul Wildan antara sebelum dan sesudah kegiatan sosialisasi dibuktikan dengan meningkatnya hasil nilai pretest dan post-test . Pada pretest ini berisi 10 soal pilihan ganda 5 opsi dengan masing masing soal memiliki bobot 10 poin dengan diberi waktu selama 5 menit. Rata-rata nilai dari peserta yang telah menjawab adalah 61 dari 100 dengan nilai terendah 20 dan tertingginya 80 sedangkan pada Post-test berisi 10 soal pilihan ganda 5 opsi yang sama dengan pretest dengan masing masing soal memiliki bobot 10 poin dengan diberi waktu yang sama. Rata-rata nilai dari peserta yang telah menjawab adalah 73 dari 100 dengan nilai terendah 30 dan tertingginya 100. Hal ini menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari pretest dan telah mencapai target. Kekurangan kegiatan ini memiliki keterbatasan waktu sehingga terdapat keterbatasan bertanya, oleh karena itu untuk kedepannya dalam melakukan kegiatan sosialisasi sebaiknya memperhatikan waktu lebih baik lagi agar peserta dapat menambah pengetahuannya tentang materi yang diberikan.