Ida Ayu Putu Gangga Dewi
Program Studi Profesi Fisioterapi, Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penyuluhan Fisioterapi Mengenai Frozen Shoulder pada Pekerja Banten di Griya Kaja Kemenuh Beng, Gianyar, Bali Ida Ayu Putu Gangga Dewi; Arys Hasta Baruna
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 4 (2024): JAMSI - Juli 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1176

Abstract

Pelaksanaan upacara keagamaan merupakan sebuah tradisi dalam kehidupan masyarakat Hindu di Bali. Banten merupakan salah satu sumber pekerjaan umat beraga hindu di bali, sehingga pekerjaan banten dibilang sangat penting, karena di setiap upacara masyarakat hindu akan menghaturkan banten sebagai persembahan upacara. Permasalahan yang dapat dilihat pada pekerja banten di Griya Kaja Kemenuh Beng Gianyar lebih banyak mengeluhkan nyeri pada bahu. Nyeri disebabkan oleh beban berat dan mempertahankan posisi bahu dengan waktu yang lama, sehingga pengabdian ini dapat bermanfaat untuk meningkatkan wawasan mengenai frozen shoulder, tanda dan gejala, faktor resiko, upaya pencegahan dan exercise yang dapat dialakukan di rumah. Tujuan pada penyuluhan ini juga agar pekerja banten di Griya Kaja Kemenuh Beng dapat meningkatkan pemahaman serta dapat melakukan latihan yang sudah di sampaikan kepada penyuluh agar dapat dilakukan di rumah untuk mengurangi nyeri yang terjadi sehingga dapat melakukan pekerjaan dengan maksimal. Metode pada kegiatan ini yaitu melakukan penyuluhan Kesehatan megengenai frozen shoulder pada pekerja banten di Griya Kaja Kemenuh Beng dengan peserta sebanyak 8 peserta dengan keluhan frozen shoulder. Kegiatan ini terdiri dari permohonan izin, observasi pertama, observasi ke dua, observasi ke tiga, observasi keluhan serta melakukan penyuluhan edukasi dengan media leaflet. Hasil yang diperoleh dari penyuluhan ini adalah terdapat peningkatan wawasan oleh para pekerja banten di Griya Kaja Kemenuh Beng Gianyar.