Andre Saputra Patadungan
8Program Studi Rekayasa Keselamatan, Jurusan Teknologi Industri dan Proses, Institut Teknologi Kalimantan, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Program Behavior Based Safety dalam Meminimalkan Risiko Kecelakaan Kerja di CV. Putra Sejahtera Abadi, Balikpapan Andre Saputra Patadungan; Beatriks Virginia Kenny Senduk; Riany Eunike; Ika Meira Desyanti; Widya Sari Ananda; Farika Bella Kusnadi; Dwi Adinda Arrizky Nurhidayah; Anis Rohmana Malik
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 3 (2024): JAMSI - Mei 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1182

Abstract

Kecelakaan kerja yang terjadi akibat faktor manusia adalah unsafe action (perilaku tidak aman). Unsafe act adalah tindakan yang tidak aman termasuk juga tindakan yang melanggar prosedur, mengambil jalan pintas, atau tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap dan sesuai. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini antara lain:(1) Mengetahui bagaimana penggunaan BBS atau behaviour based safety, khususnya dalam upaya komitmen ,peraturan, prosedur dan komunikasi antar pekerja dalam perusahaan, kompetensi pekerja, serta keterlibatan pekerja di perusahaan (2)Menciptakan suatu siklus keselamatan kerja untuk mengurangi perilaku unsafe act. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan rancangan deskriptif menggunakan metode observasi secara langsung dan wawancara serta dokumentasi. Adapun informan pada Pengabdian Masyarakat ini berjumlah satu orang. Adapun hasil dari Pengabdian Masyarakat ini adalah Efektivitas sosialisasi tahunan yang dilakukan oleh HSE Officer masih diragukan. Perlu evaluasi lebih lanjut untuk memastikan pesan keselamatan disampaikan dengan jelas dan konsisten, terutama terkait penggunaan APD dan terdapat kesenjangan antara pernyataan HSE Officer dalam wawancara dan praktik lapangan. Ini menunjukkan perlunya tindakan lebih lanjut untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip keselamatan kerja ke dalam budaya perusahaan dan memastikan implementasi arahan yang tepat oleh semua pihak terkait guna menciptakan lingkungan kerja yang aman.