Eko Nugroho Julianto
Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Penggunaan Ms. Office untuk Menunjang Digitalisasi Pengelolaan Administrasi Desa Pucungrejo, Jawa Tengah Eko Nugroho Julianto; Arie Taveriyanto; Endah Kanti Pangestuti; Muhammad Nur Fuad; Aulia Putri
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 4 (2024): JAMSI - Juli 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1193

Abstract

Pengabdian masyarakat berfokus pada kurangnya efisiensi administrasi dan pelayanan di kantor Desa Pucungrejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Berdasarkan observasi bahwa perangkat desa kurang memahami dalam mengoperasikan microsoft office sehingga memperlambat proses administrasi dan pelayanan. Tujuan adanya pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman dan meningkatkan keterampilan perangkat desa dalam mengelola administrasi dengan menggunakan microsoft office. Solusi yang diberikan berupa pelatihan microsoft office untuk perangkat desa sebagai upaya peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam pemanfaatan teknologi digital. Digitalisasi dalam administrasi akan memberikan dampak positif untuk pelayanan kantor desa yang akan lebih efektif dan efisien. Peserta pelatihan microsoft office melibatkan 17 perangkat desa dari berbagai divisi. Pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan Participatory Rural Apprasiao (PRA) dengan metode pelatihan dan diskusi. Mekanisme pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi tiga yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Materi pelatihan difokuskan pada pembuatan surat dengan teknik mail merge dan pembuatan rencana anggaran biaya menggunakan microsoft excel. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan keterampilan perangkat desa setelah pelatihan. Hal ini dibuktikan dengan indikator keberhasilan melalui analisis rata-rata hasil Pretest dan Post-test dengan rata-rata peningkatan sebesar 26,8%. Dari adanya kegiatan ini dapat meningkatkan efisiensi pelayanan administrasi desa dan memastikan bahwa perangkat desa memiliki keterampilan yang cukup untuk mengelola administrasi digital.