Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Effect of Gandaria Ethanol Extract on Electrolytes and Kidney in CCl₄-Induced Rats Ridhayana Syaharani; Husnarika Febriani
Sains Natural: Journal of Biology and Chemistry Vol. 16 No. 1 (2026): Sains Natural
Publisher : Universitas Nusa Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31938/jsn.v16i1.898

Abstract

Carbon tetrachloride (CCl₄) is a toxic chemical widely used in industry and known to cause oxidative stress and kidney damage through reactive oxygen species (ROS) production. This study aimed to investigate the protective effect of ethanol extract of Gandaria fruit (Bouea macrophylla Griff.) on kidney function by assessing serum electrolyte levels and kidney histology in white rats (Rattus norvegicus L.) induced with CCl₄. Twenty-five male rats were divided into five groups: normal control, CCl₄ control, and three treatment groups receiving 100, 150, and 200 mg/kg body weight of Gandaria extract. CCl₄ was administered intraperitoneally at 1 mL/kg every 72 hours for 30 days, while the extract was given orally from day 8 to 30. CCl₄ induction significantly increased serum Na⁺, K⁺, and Cl⁻ levels and caused histopathological changes including glomerular enlargement, vacuolization, and necrosis in kidney tissue. Gandaria extract administration significantly (p<0.05) reduced electrolyte imbalance and improved kidney tissue structure in a dose-dependent manner. The highest dose (200 mg/kg) showed the strongest protective effect, with parameters nearing normal control levels. These results suggest that the Gandaria fruit extract shows promising nephroprotective properties, likely due to its content of secondary metabolite compounds, which could have potential therapeutic implications for preventing chemical-induced kidney damage.
Analisa Kandungan Tembaga (Cu) pada Udang Galah (Macrobrachium rosenbergii) di Sungai Asahan Tanjungbalai Sonia Faras Pakpahan; Husnarika Febriani; Syukriah Syukriah
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 2 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i2.366

Abstract

Sungai Asahan Tanjungbalai merupakan sungai yang menghasilkan ekspor laut dan perairan seperti kerang, ikan, dan udang. Akumulasi tembaga yang berlebihan di dalam tubuh organisme dapat menganggu proses fisiologis dan metabolisme. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar logam berat tembaga (Cu) pada air dan daging udang galah (Macrobrachium rosenbergii). Penelitian ini menggunakan penelitian observasi, penentuan lokasi pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, pengujian sampel air dan daging menggunakan Sepktrofotometer Serapan Atom (SSA). Analisis data menggunakan perhitungan BCF (Bioconcentration Factor). Hasil yang didapatkan pada uji logam air yaitu: stasiun I (0,0095 mg/L), stasiun II (<0,006 mg/L) dan stasiun III (0,0012 mg/L) yang kadarnya masih dibawah baku mutu (PPRI No. 22 Tahun 2021). Hasil yang didapatkan pada uji logam pada daging udang yaitu: stasiun I (9,09 mg/L), stasiun II (11,79 mg/L) dan stasiun III (9,55 mg/L) yang kadarnyamasih di bawah baku mutu (Direktur Jendral POM No. 03725 / B / SK / VII / 89).Â