Keselamatan dan kesehatan kerja adalah aspek penting dalam industri pertambangan, mengingat risiko yang tinggi dalam operasionalnya. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya dalam membangun budaya keselamatan yang kuat di dalam organisasi perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas implementasi lima pilar program dalam meningkatkan kesadaran akan keselamatan dan hasil yang dicapai dengan diukur tingkat budaya keselamatan di PT Putra Perkasa Abadi. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dari hasil implementasi yang dilaksanakan di PT Putra Perkasa Abadi pada tahun 2018 hingga 2022. Kelima pilar program yang diimplementasikan adalah manajemen risiko, dokumen kerja dan media publikasi, kepemimpinan dan pengawasan, standar area kerja dan pengelolaan SPIP (Sarana, Prasarana, Instalasi dan Peralatan), serta pelatihan dan kompetensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengukuran budaya keselamatan di PT Putra Perkasa Abadi pada tahun 2018 menunjukkan hasil yang reaktif. Namun, setelah penerapan lima pilar program yang diimplementasikan secara konsisten, tingkat budaya keselamatan di perusahaan meningkat menjadi tingkat proaktif pada tahun 2022. Kesadaran akan keselamatan meningkat pada setiap level organisasi, dan karyawan lebih terlibat dalam upaya pencegahan kecelakaan kerja. Dalam penelitian ini, lima pilar program yang diimplementasikan pada PT Putra Perkasa Abadi telah efektif dalam meningkatkan kesadaran akan keselamatan kerja dan membentuk budaya keselamatan yang kuat. Diperlukan konsistensi dalam implementasi program-program tersebut dan pengukuran secara berkelanjutan untuk menjamin keselamatan dan kesehatan kerja yang optimal di lingkungan perusahaan.