Tarsan Silaban
Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia, Sumatera Utara, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Pasir Laut Terhadap Nilai Cbr Tanah Lempung A-7-6 Tarsan Silaban
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v4i2.1951

Abstract

Tanah lempung merupakan tanah yang kurang baik untuk digunakan sebagai timbunan pada suatu konstruksi untuk itu perlu stabilisasi (diperbaiki) sehingga dapat memperbaiki kapasitas dukung (subgrade) tersebut menjadi lebih baik. Salah satu cara menstabilisasi tanah lempung tersebut dengan menambahkan pasir. Alasan dipilihnya pasir laut sebagai bahan yang digunakan, karena pasir laut merupakan bahan yang terbilang relatif murah dan mudah didapatkan. Jenis metode peneliti yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah motode penelitian kuantitatif. Berdasararkan hasil pengujian dan pengamatan setiap pesentase, persentase yang sangat layak digunakan adalah Persentase 30% Pasir Laut 70% Tanah Lempung A-7-6 dengan hasil lolos saringan No.200 = 15,74%, batas cair = 42,8%, indeks plastisitas = 1,14% dan termasuk klasifikasi tanah A-2-5 (pasir dan krikil yang kelanauan dan kelempungan). Nilai CBR sebesar 14,67%. Dengan kesimpulan Semakin tinggi persentase penggunaan pasir laut maka didapatkan nilai lolos saringan No.200 semakin kecil, Berdasarkan hasil pengujian dengan penggunaan pasir laut dari 10%, 20%, dan 30% dengan pengujian batas cair, batas plastis, indeks plastisitas dan lolos saringan No. 200 didapatkan sifat fisis maupun klasifikasi tanah yang berbeda, Nilai berat jenis dengan rentang penggunaan 10% - 30% pasir laut, mampu meningkatkan nilai berat jenis semakin besar, Dengan persentase pasir laut 10%, 20%, dan 30% terhadap tanah lempung, semakin tinggi penggunaan persentase pasir laut maka nilai kadar air optimum semakin rendah dan nilai kepadatan kering semakin meningkat, dikarenakan penyerapan dari pasir laut lebih kecil di banding tanah. pasir laut dapat meningkatkan nilai CBR tanah lempung A-7-6 dengan persentase yang ditentukan.