Siti Raudah
Program Studi Administrasi Publik STIA Amuntai

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS PELAKSANAAN MUSYAWARAH RENCANA PEMBANGUNAN (MUSRENBANG) DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DI KECAMATAN AMUNTAI UTARA DESA PAKACANGAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Siti Raudah; Jumadi Jumadi; Sri Agusmila Aneta Herlinda
Journal of Development Administrations Thinking Understand: Public and Business Administration (DATU) Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Development Administrations Thinking Understand: Public and Business
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/datu.v1.i2.897

Abstract

          Dalam Musrenbang di Kabupaten Hulu Sungai Utara, ada beberapa permasalahan yang sering muncul adalah Terbatasnya anggaran untuk merealisasikan seluruh usulan dari masyarakat, ketidaksesuaian antara program yang diusulkan dengan kebutuhan, Keterbatasan sumber daya manusia. Metode penelitian ini yaitu Kualitatif Deskriptif. Teknik penarikan informan menggunakan convenience sampling sebanyak 15 orang. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yaitu membangun sajian, memasukkan data, dan menganalisis data. Uji kreadibilitas yaitu perpanjangan pengamatan, meningkatan ketekunan, triangulasi, analisis kasus negatif, menggunakan bahan referensi dan mengadakan membercheck. Efektivitas Pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Di Kecamatan Amuntai Utara Desa Pakacangan Kabupaten Hulu Sungai Utara cukup efektif, karena dalam aspek kejelasan tujuan sesuai yang diarahkan, kejelasan strategi cukup efektif, namun sumber daya (fasilitas tempat kurang memadai), proses analisis kebijakan cukup sesuai, dalam perencanaan kurang efektif, dilihat dari segi aspek pembiayaan. Penyusunan program cukup efektif, pelaksanaan cukup efektif, namun yang menjadi kendala terdapat pada aspek penyediaan sarana prasarana tidak ada tempat dalam mengadakan musrenbang khususnya di Desa Pakacangan, sistem pengawasannya kurang efektif, karena penanganan pengaduan serta evaluasi belum berjalan sesuai dengan harapan.. Faktor yang mempengaruhi dari faktor internal yaitu kemampuan sumber daya manusia, faktor eksternal berkenaan dengan ketersediaan sumber daya alamnya, kemampuan keuangan daerah, dan keterlibatan masyarakat.
PENGARUH MUTASI TERHADAP PENGEMBANGAN KARIR PEGAWAI PADA DINAS PERUMAHAN, KAWASAN PEMUKIMAN DAN LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Siti Raudah; Siti Mujahadah
Al Iidara Balad Vol. 5 No. 1 (2023): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.5.1.50

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pegawai yang berbeda pandangan politik maka akan berdampak pada mutasi dan dipindah tempatkan sehingga menggangu kinerja, prestasi dan karir pegawai. Pegawai yang pada hakikatnya bersifat netral dan pada akhirnya pegawai tidak bersifat netral dengan terjadinya politik pragmatis, sehingga pegawai sering menjadi korban kekuasaan. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh mutasi terhadap pengembangan karir pegawai pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan hidup. Penelitian ini menggunakan metode asosiatif kausal (sebab akibat) dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara angket, observasi, dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Total Sampling karena jumlah populasi yang kurang dari 100 sehingga terdapat responden sebanyak 62 orang dan teknik analisa data yang digunakan adalah uji normalitas dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan mutasi dilakukan sesuai dan profesional dalam penempatan pegawai Di Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Hulu Sungai Utara. Hal ini dilihat dari hasil analisis uji t sebesar 2,162 dibandingkan dengan 1,999. Jadi t_hitung > t_tabel, oleh sebab itu dapat ditarik kesimpulan bahwa hipotesis null (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Dengan besar pengaruhnya mutasi terhadap pengembangan karir adalah 26,9% yang artinya berpengaruh positif.