Heldayani, Eni
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KONDISI EKONOMI PETANI KELAPA SAWIT DI KECAMATAN PLAKAT TINGGI KABUPATEN MUSI BANYUASIN Heldayani, Eni
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 8
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui kondisi ekonomi masyarakat petani kelapa sawit di Kecamatan Plakat Tinggi Kabupaten Musi Banyuasin. Rumusan Masalah dalam Penelitian ini adalah bagaimanakah kondisi ekonomi masyarakat petani kelapa sawit di Kecamatan Plakat Tinggi Kabupaten Musi Banyuasin. Tujuan dari Penelitian ini dilakukan adapun tujuan untuk mengetahui kondisi ekonomi masyarakat petani kelapa sawit di Desa Sido Rahayu B2 Kecamatan Plakat Tinggi Kabupaten Musi Banyuasin.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Responden dalam Penelitian ini adalah masyarakat petani kelapa sawit di Kecamatan Plakat Tinggi Kabupaten Musi Banyuasin dan juga sebagai lokasi penelitian. Populasi adalah seluruh jumlah petani kelapa sawit di Desa Sido Rahayu B2. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Cluster Random Sampling yakni pengambilan sampel berdasarkan sampel kelompok-kelompok karena kelompok jelas dan antara kelompok petani datanya homogen didapat 26 Responden. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran angket, dokumentasi,dan Wawancara. Analisis data yang digunakandalam penelitian ini menggunakan rumus persentase dengan penafsiran menggunakan kriteria tertentu. Variabel dalam penelitian ini adalah variable tunggal yaitu kondisi ekonomi masyarakat petani kelapa sawit di Kecamatan Plakat Tinggi Kabupaten Musi Banyuasin.Adapun hasil yang didapat yaitu, sebanyak 35% petani kelapa sawitmenyatakan bahwa pendapatan total keluarganya >4 juta rupiah per bulan, 35% petani kelapa sawit menyatakan bahwa pendapatan total keluarganya 3 juta – 4 juta rupiah per bulan, 12% petani kelapa sawit menyatakan bahwa pendapatan total keluarganya kisaran 2 juta – 3 juta rupiah per bulan, dan 19% petani kelapa sawit menyatakan bahwa pendapatan total keluarganya kisaran 1-2 juta rupiah per bulan tapi meskipun sudah baik kepada ketua KUD Sriwijaya dan kelompok petani harus tetap menjaga bersamaagar hasil kelapa sawit tetap maksimal.Kata kunci : Ekonomi, Pendapatan, Petani Kelapa Sawit
PERSEPSI MASYARAKAT MENGENAI ALIH FUNGSI LAHAN RAWA LEBAK MENJADI KOMPLEK PERUMAHAN PENDUDUK TERHADAP BAHAYA BANJIR DI KELURAHAN GANDUS KOTA PALEMBANG TAHUN 2015 Heldayani, Eni
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING DOSEN UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG EDISI 8
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKMasalah dalam penelitian ini adalah bagaimana persepsi masyarakat mengenai alih fungsi lahan rawa lebak menjadi komplek perumahan penduduk terhadap bahaya banjir di kelurahan Gandus Kota Palembang. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui Persepsi Masyarakat Mengenai Alih Fungsi Lahan Rawa Lebak Menjadi Komplek PerumahanPenduduk Terhadap Bahaya Banjir di kelurahan Gandus kota Palembang.Metode penelitan yang digunakan deskriptif kualitatif dengan mengunakan teknik pengumpulan data kuesioner, wawancara, dokumentasi dan observasi. Validasi data menggunakan triangulasi data. Teknik analisis data menggunakan distribusi frekuensi yangdiambil dari jawaban responden.Hasil penelitian terkait persepsi masyarakat mengenai alih fungsi lahan rawa lebak menjadi komplek perumahan penduduk terhadap bahaya banjir terdapat 66,66% menyatakan baik, 31,25% baik sekali, 2,08% menyatakan cukup baik dan 0% menyatakan kurang baik. Dari 96 responden persentase terbesar 66,66% masyarakat berpendapatbaik terjadinya Perubahan penggunaan lahan untuk perumahan, perkebunan dan industri dapat menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat sekitar yaitu banjir di Keluraha Gandus Kota Palembang. Saran peneliti Pemerintah Kota Palembang Sebaiknya lebih memaksimalkan Penegakan hukum dan pengetatan perijinandalam pemanfaatan lahan rawa dengan demikian pembangunan perumahan dapat memberikan dampak yang baik bagi masyarakat tanpa harus menimbulkan dampak negatif.Kata Kunci: Persepsi Masyarakat, Alih fungsi Lahan dan Bahaya Banjir