Asep Deni Iskandar
Universitas Widyatama

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Bahasa Rupa Relief Cerita Kresnayana Candi Prambanan Asep Deni Iskandar; Fajar Persada Supandi
Jurnal Bahasa Rupa Vol. 7 No. 1 (2023): Bahasa Rupa Desember 2023
Publisher : Prahasta Publisher (manage by: DRPM Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31598/bahasarupa.v7i1.1424

Abstract

The Kresnayana story relief in the Prambanan temple complex is considered by researchers as a past artifact that can provide information. The information presented is in the form of visuals that tell the Kresnayana epic. The Kresnayana story relief is a transformation of a literature (kitab) originating from India. The carvers select the scene in the most appropriate paragraph, then visualize and arrange the composition of each image in each panel. The selected scenes in each panel are then assembled into a complete Kresnayana story.  In a modern visual context, the series of scenes arranged into a unified story is like a movie. In order to depict all the scenes within the limited picture plane, the sculptors used a typical drawing method with the space-time-flat system. The way of drawing done by the carvers is very different from the modern Western way of drawing.  The distinctive way of drawing on each relief panel is then considered to be strange and makes it difficult to read the story scene. This way of drawing is used to examine the reliefs of the Kresnayana story. This research uses descriptive and qualitative methods. How to draw space-time-flat needs to be analyzed so that it can be utilized in the process of working on various media. How to draw space-time-flat needs to be analyzed so that it can be utilized in the process of creating works in various visual media. From the results of the analysis, information on the typical drawing method that was used before the discovery of the Western drawing method with the naturalist-perspective-moment opname system can be found.
Narasi Visual Relief Cerita Ramayana di Candi Brahma Prambanan: Kajian Cara Menggambar dan Bahasa Rupa Khas Asep Deni Iskandar; Ijah Hadijah
Jurnal SASAK : Desain Visual dan Komunikasi Vol. 8 No. 1 (2026): SASAK (In Press)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/sasak.v8i1.6308

Abstract

Relief Ramayana pada Candi Brahma Prambanan merupakan karya visual monumental yang berfungsi sebagai media komunikasi budaya Hindu Jawa Kuno. Interpretasi terhadap relief ini selama ini cenderung didominasi paradigma Naturalis-Perspektif-Momenopname (NPM), yaitu sistem menggambar Barat yang terbatas dalam membaca narasi visual tradisional. Penelitian ini bertujuan mendekonstruksi cara menggambar relief melalui perspektif non-NPM menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan observasi visual sistematis serta triangulasi data melalui wawancara bersama kreator dan akademisi bidang arkeologi. Analisis dilakukan menggunakan teori Ruang-Waktu-Datar sebagai pendekatan alternatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relief Ramayana disusun melalui strategi visual kompleks, seperti repetisi tokoh, manipulasi skala, dan sinkronisasi gestur tubuh untuk menghadirkan rangkaian peristiwa secara simultan tanpa perspektif linier. Berbeda dengan NPM yang hanya merepresentasikan satu momen tunggal, setiap panel relief merangkum fragmen cerita yang berkesinambungan. Temuan ini menegaskan bahwa relief Ramayana beroperasi sebagai bahasa rupa otonom yang efektif dalam menyampaikan narasi visual, sekaligus memperkuat diskursus seni rupa Nusantara yang lebih inklusif dan tidak bergantung pada dominasi estetika Barat.
Perancangan Video Promosi Baju Karate Yokaido Melalui Media Sosial Asep Deni Iskandar; Muhammad Raffi Adijatmiko
Jurnal Visual Ideas Vol. 6 No. 1 (2026): Visual Ideas
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33197/visualideas.vol6.iss1.2026.3400

Abstract

Video promosi merupakan bagian dari strategi komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan produk secara menarik dan efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan memproduksi video promosi baju karate merek Yokaido melalui media sosial guna meningkatkan citra dan daya tarik produk kepada khalayak sasaran. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan observasi lapangan, wawancara, studi pustaka, serta eksplorasi desain. Kegiatan perancangan dilakukan melalui beberapa tahap, mulai dari identifikasi permasalahan, perumusan konsep visual dan pesan, pembuatan storyline dan storyboard, proses produksi meliputi pengambilan gambar di tiga lokasi yaitu dojo, turnamen karate, dan konveksi, serta proses pascaproduksi melalui penyuntingan video. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis visual dan naratif terhadap hasil video yang diproduksi, disesuaikan dengan target audiens serta karakter media sosial. Hasil dari kegiatan ini berupa tiga video promosi berdurasi pendek dengan format vertikal yang dirancang untuk didistribusikan melalui media sosial seperti Instagram Reels. Video pertama menampilkan aktivitas latihan karate anak-anak, video kedua merekam suasana turnamen karate tingkat universitas, dan video ketiga memperlihatkan detail bahan dan kualitas produk baju karate Yokaido. Secara keseluruhan, hasil perancangan ini berhasil menggambarkan nilai-nilai kekuatan, ketangguhan, dan kenyamanan produk, serta membangun citra profesional dan modern bagi merek Yokaido.